Berkah Puasa Ramadan, Produsen Cincau Hijau di Madiun ini Kebanjiran Order, Tembus 300 Liter Sehari

Permintaan cincau hijau selalu naik 30 kali lipat saat bulan Ramadan dibandingkan hari-hari biasa.

TRIBUNMADURA.COM/SOFYAN CANDRA ARIF SAKTI
Dina Fitriani Menunjukkan Cincau Hijau Produksinya dalam Kemasan Kantung Plastik dan Tepak Plastik 1 liter 

TRIBUNMADURA.COM, MADIUN - Minuman dingin menjadi menu favorit saat berbuka puasa.

Ada berbagai macam minuman dingin yang menjadi pilihan masyarakat, es cincau hijau misalnya.

Es cincau hijau umumnya disajikan dengan perpaduan gurihnya santan dan manisnya gula aren.

Produsen cincau hijau di Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Wiyatno mengaku, kewalahan untuk memenuhi permintaan cincau hijau yang datang padanya.

Ia mengatakan, permintaan cincau hijau selalu naik 30 kali lipat saat bulan Ramadan dibandingkan hari-hari biasa.

"Produksi cincau hijau kita ini saat bulan puasa naik drastis dibandingkan sebelum Bulan Ramadan," kata Wiyatno.

"Kalau hari biasa rata-rata 10 sampai 50 liter per hari. Tapi kalau puasa bisa tembus 200-300 liter per hari," sambung dia.

Permintaan cincau hijau Wiyatno datang tidak hanya dari Kabupaten Madiun dan Kota Madiun, tapi juga dari luar kota. Mulai dari Ponorogo, Kediri, hingga Jombang.

Ia menjual cincau hijaunya cukup murah, yakni Rp 5 ribu per liter untuk kemasan plastik dan Rp 7 ribu per liter untuk kemasan tepak plastik.

Wiyatno menjamin, cincaunya bebas dari bahan kimia dan campuran lainnya. Satu-satunya yang ia butuhkan untuk mengolah daun cincau menjadi cincau siap makan adalah air bersih.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved