Berita Sumenep

Tuntut Keadilan, Massa Pemuda dari Keluarga Herman Korban Penembakan Gelar Aksi di Mapolres Sumenep

Ratusan massa kembali turun jalan untuk menagih janji pernyataan Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya soal peritiwa penembakan terhadap korban Herman .

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Mapolres Sumenep digeruduk massa, protes soal kasus penembakan almarhum Herman (24), Rabu (6/4/2022). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Hari ke- empat bulan puasa Ramadan 1443 H, kurang lebih 200 pemuda dan keluarga almarhum Herman menggelar unjuk rasa di depan Mapolres Sumenep, di JL Raya Urip Sumoharjo pada Rabu (6/4/2022) pukul 15.10 WIB.

Mereka kembali turun jalan untuk menagih janji pernyataan Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya soal peritiwa penembakan terhadap korban Herman (24) .

Herman tewas pada tanggal 13 Maret 2022 pukul 16.00 WIB di JL. Raya Adirasa Desa Kolor setelah ditembak oleh oknum Polres Sumenep.

Baca juga: Harga BBM Naik serta Minyak Goreng, Aliansi BEM Sumenep Bersatu Turun ke Jalan Gelar Aksi di DPRD

Massa ini datang dengan membawa sejumlah poster dengan tulisan "Pecat dan pidanakan 5 oknum kepolisiam pembunuh herman#Pecat Rahman Wijaya" tulisnya.

"Mapolres Sumenep cacat akan keadilan, Kapolres Sumenep janjimu janji palsu. Jangan berjanji kalau tidak mau ditepati," protesnya.

Orasi berlangsung disampaikan oleh massa satu persatu secara gantian de depan Mapolres Sumenep.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved