Berita Situbondo

Nestapa Sutikno Usai Beli Makan Sahur, Rumahnya Ludes Dilalap Si Jago Merah, Korsleting Listrik

Bangunan rumah semi permanen milik Sutikno (32) warga setempat diduga disebabkan korsleting aliran listrik, pemilik rumah keluar beli makan sahur

Penulis: Izi Hartono | Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com/Izi Hartono
Anggota BPBD Situbondo saat dilokasi rumah terbakar 

TRIBUNMADURA.COM, SITUBONDO - Rumah warga Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, dilalap si jago merah, Rabu (13/04/2022) dini hari.

Bangunan rumah semi permanen milik Sutikno (32) warga setempat diduga disebabkan korsleting aliran listrik.

Tidak ada korban jiwa dal insiden kebarakan rumah tersebut, namun kerugian yang dialami pemilik mencapai sebesar  jutaaan  rupiah.

Pada saat kejadian kebakaran, Sutikno, pemilik rumah sedang keluar rumah untuk membeli makan sahur.

Sedangkan keponakannya bernama  Jesika (12) yang sedang tidur didlalam kamarnya, terbangun karena merasa kepanasan langsung melompat keluar melalui jendela kamarnya untuk menyelamatkan diri.

Insiden kebakaran itu terjadi sekitar pukul 01.15 WIB itu pertama kali diketahui Sukap yang tidak lain tetangganya yang kebetulan keluar untuk sahur puasa.

Baca juga: Gempar Video Viral Dugaan Aliran Sesat, Kapolres Situbondo Minta Masyarakat tidak Terprovokasi

Mengetahui rumah yang sebelahnya terbakar, Sukap langsung berteriak meminta tolong kepada warga sekitar.

Warga yang mendengar terikan Sukap berdatangan ke lokasi kejadian dan tanpa dikomando beberapa warga bergotong royong berusaha memadamkan kobaran api yang membakar bangunan rumah tersebut.

Namun selang beberapa menit, satu unit mobil pemadam kebaran tiba dilokasi segera menyemprotkan air ke titik api yang membara agar api tidak merembet ke rumah warga yang lain.

Bahkan, upaya warga dibantu petugas pemadam kebakaran berhasil dengan cepat memadamkan kobaran api itu.

Kepala Pelaksana BPBD Situbondo, Zainul Arifin membenarkan kejadian terbakarnya salah satu runah warga di Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan itu.

Menurut Zainul, kebakaran itu terjadi diduga disebabkan terjadinya konsleting aliran listrik.

"Dugaan sementara itu, api bersumber dari konsleting listrik," ujar Zainul.

Dalam insiden kebaran itu, lanjut Zainul, tidak ada korban jiwa, akan tetapi kondisi rumah nyaris ludes dilalap api.

"Kita masih mentaksir kerugiannya, tapi data awal kerugian mencapai Rp 100 juta," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved