Berita Bangkalan

Imbas Pemusnahan Mercon, Polres Bangkalan Berikan Bantuan ke Sejumlah Rumah yang Terdampak

Menyerahkan bantuan kerugian material atas kerusakan rumah-rumah terdampak kegiatan disposal atau pemusnahan barang bukti berupa bahan peledak

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Ahmad Faisol
Kapolres Bangkalan, AKBP Alith Alarino (mengenakan jaket berwarna hijau) datang langsung menyerahkan bantuan kerugian material, Sabtu (16/4/2022) malam kepada warga atas kerusakan rumah-rumah terdampak kegiatan disposal atau pemusnahan barang bukti berupa bahan peledak dan mercon di Lapangan Tembak Kodim 0829, Kampung Bejik, Kelurahan Bancaran, Kota Bangkalan. 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Kapolres Bangkalan, AKBP Alith Alarino bergerak cepat  merespon keluhan masyarakat dengan menyerahkan bantuan kerugian material atas kerusakan rumah-rumah terdampak kegiatan disposal atau pemusnahan barang bukti berupa bahan peledak dan mercon di Lapangan Tembak Kodim 0829, Kampung Bejik, Kelurahan Bancaran, Kota Bangkalan, Sabtu (17/4/2022).

 

Pemberian bantuan dimulai selepas waktu Shalat Tarawih, sekitar pukul 20.00 WIB. Alith didampingi Wakapolres Bangkalan, Kompol Mukhammad Lutfi, Kabag Ops Kompol Muhammad Bagus Kurniawan, Babinsa-bhabinkamtibmas, hingga sejumlah jajaran RT termasuk Ketua RW III Kelurahan Bancaran, H Muhammad Ali.

 

“Berakhir sekitar pukul 00.00 WIB. Semua warga berterima kasih, hanya keretakan tidak banyak. Karena rata-rata memang rumah berusia tua,” ungkap Ali kepada Surya, Minggu (17/4/2022).

 

Ia menjelaskan, rumah-rumah di RT I merupakan permukiman terdampak paling di sisi barat dari titik ledakan, sekitar 100 meter. Sedangkan permukiman terdampak paling jauh berada di RT IV pada radius 400 meter dari titik ledakan.

 

“Warga mendengar dua kali suara ledakan. Permukiman yang berjarak 100 meter kerusakan agak parah, tetapi juga rata-rata banguan tua,” jelas Ali.

 

Sebelumnya, Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jatim dan Polres Bangkalan menggelar kegiatan disposal atau pemusnahan barang bukti berupa bahan peledak dan mercon. Itu setelah Satreskrim Polres Bangkalan menyita dari sebuah rumah produksi petasan dan penjualan bahan-bahan pembuatan petasan di Desa Langkap, Kecamatan Burneh, Jumat (15/4/2022) sekitar pukul 23.30 WIB.   

 

Dalam penggerebekan itu, seorang pria berinisial MM (28) ditetapkan sebagai tersangka. Ia berperan sebagai peracik petasan sekaligus penjual bahan-bahan kebutuhan pembuatan petasan. Dari rumah tersebut, polisi menyita 100 Kg black powder dan sebanyak 24.000 mercon jenis sreng dor siap jual.

 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved