Berita Sampang

Soal Kasus Penyelundupan Pupuk Bersubsidi, Dinas Pertanian Kabupaten Sampang Angkat Bicara

Kasus tersebut digagalkan pihak kepolisian setempat pada pekan kemarin, sehingga berhasil mengamankan 17 ton pupuk bersubsidi jenis ZA dan NPK

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Samsul Arifin
istimewa/TribunMadura.com
Kapolres Sampang AKBP Arman saat melihat kondisi pupuk yang akan diselundupkan, Rabu (13/4/2022), siang. 

Laporan Wartawan TibunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertan dan KP) Kabupaten Sampang, Madura angkat bicara atas kasus penyelundupan pupuk di wilayah kerjanya.

Kasus tersebut digagalkan pihak kepolisian setempat pada pekan kemarin, sehingga berhasil mengamankan 17 ton pupuk bersubsidi jenis ZA dan NPK.

Sesuai dari pendalaman pihak kepolisian, belasan ton pupuk tersebut di dapat dari salah satu kios yang ada di Kecamatan Karang Penang, Sampang dan sebagian dari Kabupaten Pamekasan.

Namun, dalam hal ini belum tentu yang menyelundupkan pupuk merupakan kios itu sendiri, hanya saja pupuk tersebut berasal dari Kecamatan Karang Penang.

Baca juga: Aktivis Bersama Kelompok Tani Berikan Karangan Bunga Ke Polres Sampang, Ini yang Diharapkan

Hal itu disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Ketahanan Pangan dan Hortikultura Disperta dan KP Sampang, Nurdin, sebab kemungkinan juga ada dalang dalam kasus penyelundupan ini.

"Jadi biarlah proses hukum berjalan dulu," ujarnya kepada TribunMadura.com, Selasa (19/4/2022).

Kendati demikian, jika kios tersebut nantinya diketahui terlibat dalam kasus penyelundupan pupuk bersubsidi, Pemkab bersama pihak terkait tidak akan tinggal diam, alias akan melayangkan sanksi tegas.

"Misalkan pemilik kios terlibat biar distributor yang memberi sanksi atas rekom dari KP3 Kabupaten," tegasnya.

 

Informasi Terbaru Seputar Pulau Madura di TribunMadura.com

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved