Berita Ponorogo

Suami Kerja Sampai ke Luar Negeri, Istrinya di Kampung Malah Punya PIL, Adegan Ranjang Tersebar

Kisah TKI asal Ponorogo diselingkuhi istrinya di kampung halaman saat bekerja mencari nafkah di luar negeri.

ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono Wibowo saat Pers Rilis di Mapolres Ponorogo, Senin (25/4/202) 

TRIBUNMADURA.COM, PONOROGO - Hancur hati Joko Nugroho mengetahui istrinya, Wulan Sari, selingkuh dengan pria idaman lain (PIL) berinisial AM (35).

Bahkan, perselingkuhan Wulan Sari dengan AM terjadi ketika Joko Nugroho bekerja mencari nafkah di luar negeri.

Tak sampai di situ, AM malah merekam aksi di ranjang dengan Wulan Sari dan mengirimkan video itu ke Joko Nugroho.

"Kejadiannya sekira bulan Agustus 2021 sampai dengan bulan november 2021 hingga keduanya melakukan perbuatan yang tak senonoh," kata Kapolres Ponorogo, AKBP Catur Cahyono Wibowo, Senin (25/4/2022).

"Bahkan perbuatan yang tak senonoh tersebut direkam oleh tersangka sendiri yang kemudian sekira kurun waktu bulan november 2021 foto dan video asusilanya tersebut dikirimkan oleh tersangka lewat WA kepada saksi Joko Nugroho, dengan memakai handphonenya sendiri," lanjutnya.

Catur mengatakan, hubungan terlarang tersebut dilakukan keduanya di rumah sang perempuan yang ada di Perumahan Pasadena, Kelurahan Tonatan, Kecamatan Ponorogo.

Aksi tersebut direkam dan difoto lalu dikirimkan oleh AM yang merupakan Warga Desa Kunti, Kecamatan Bungkal, tersebut ke Joko Nugroho sebanyak lima kali.

"Motivasinya mengirim video tersebut khilaf," lanjutnya.

Dari tangan tersangka dan saksi, polisi mengamankan sejumlah barang bukti mulai dari dua buah handphone, lalu sprei motif bunga warna biru, lalu kaus lengan pendek, jilbab, hingga kaus dalam.

Atas perbuatannya, AM disangkakan pasal 29 jo pasal 4 ayat (1) uuri no. 44 tahun 2008 tentang pornografi dan atau pasal 45 ayat (1) jo pasal 27 ayat (1) uuri no 19 tahun 2016 tentang perubahan atau undang- undang nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved