Berita Sampang

Selama 1 Dekade Mengungsi, Mantan Penganut Syiah Dipulangkan ke Kampung Halaman di Sampang

Dalam pemulangannya dijemput langsung oleh Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi beserta segenap anggota Forkopimda Sampang

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Samsul Arifin
Istimewa/TribunMadura.com
Sejumlah warga eks penganut Syiah saat tiba di Pendopo Trunojoyo Sampang, Madura, Jumat (29/4/2022), sore. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Setelah sekitar 10 tahun mengungsi di Rusunawa Jemundo Sidoarjo, eks warga penganut Syiah asal Kabupaten Sampang, Madura akhirnya kembali ke kampung halamannya, Jumat (29/4/2022).

Dalam pemulangannya dijemput langsung oleh Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi beserta segenap anggota Forkopimda Sampang ketempat pengungsian.

Kemudian tiba di Kabupaten Sampang, tepatnya di Pendopo Trunojoyo Sampang sekitar 16.00 WIB dengan menggunakan transportasi bus sebanyak 2 unit.

Pemulangan dilakukan secara bertahap dan pada tahap pertama ini ada sebanyak 53 orang dengan rincian 14 Kartu Keluarga (KK).

Pemkab Sampang dan Bea Cukai terus nyatakan komitmen  berantas rokok ilegal
Pemkab Sampang dan Bea Cukai terus nyatakan komitmen berantas rokok ilegal (Istimewa/TribunMadura.com)

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi mengatakan, bahwa penyelesaian konflik sosial yang terjadi beberapa tahun yang lalu tersebut tidak terlepas dari jerih payah dan kerja keras seluruh pihak, utamanya Forkopimda, ulama dan para tokoh masyarakat.

Sehingga dengan kondisi yang sudah kondusif ini tidak ada alasan lagi untuk tidak memulangkan mereka ke kampung halamannya.

"Ini masalah kemanusiaan harus segera kita selesaikan," ujarnya.

"Untuk pemulangannya kita sengaja lakukan di Hari Jum’at semoga mendapat keberkahan dan kelancaran," imbuhnya.

Baca juga: Momen Bupati Sampang Menyetir Truk & Istri Bagikan Sembako, Seribu Paket Sembako untuk Tukang Becak

Kumpulan Berita Lainnya seputar Sampang

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Sementara, puluhan warga eks penganut Syiah yang  dipulangkan pada kesempatan kali ini merupakan warga yang sudah memiliki rumah di kampung halamannya.

Adapun, warga yang dipulangkan berasal dari Desa Blu'uran Kecamatan Karang Penang, dan Desa Karang Gayam Kecamatan Omben, Sampang.

Sehingga upaya pemulangan warga eks  penganut Syiah lainnya akan diupayakan oleh Pemkab Sampang bersama pihak lainnya.

"Pemulangan warga lainnya akan terus diupayakan karena kami tidak ingin menyesal di akhir kepemimpinan kami," pungkasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved