Berita Lumajang

Pemandian Selokambang Lumajang Jadi Jujugan para Pengunjung, Wisata Ini Dipadati warga Luar Kota

Objek wisata yang mulai ramai yakni Pemandian Selokambang, obyek wisata ini dipadati banyak pengunjung asal luar kota

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com/Tony Hermawan
Pemandian Selokambang menjadi tempat jujukan pemudik ketika pulang kampung di Lumajang. 

TRIBUNMADURA.COM, LUMAJANG - Diizinkannya masyarakat melakukan mudik mengakibatkan geliat pariwasata di Kabupaten Lumajang mulai normal. Sejumlah pemudik usai sibuk bersilaturahmi ke sanak saudara, kini terlihat mulai ada yang menutup dengan tradisi berwisata. 

Objek wisata yang mulai ramai yakni Pemandian Selokambang Kamis (5/5/2022), obyek wisata ini dipadati banyak pengunjung asal luar kota. Itu terlihat dari plat nomor kendaraan yang berdatangan. Rata-rata mereka datang bersama dengan saudara yang menetap di Kabupaten Lumajang.

Yani salah seorang petugas loket  Selokambang pengunjung mulai ramai sejak H+2 Idul Fitri. Mulai hari itu, setidaknya 2.000 tiket masuk habis terjual. Sedangkan, pada hari keempat jumlah pengunjungnya bertambah cukup signifikan. Angka pengunjungnya dalam sehari mencapai 5.000 orang.

Baca juga: Akhir Pelarian Duo Begal Sadis di Lumajang, Bawa Senjata Tajam saat Beraksi, Dihadiahi Timah Panas

Kumpulan Berita Lainnya seputar Lumajang

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

"Lebaran hari ke-4 ini ramai, ada sepertinya sekitar 5.000 pengunjung,” kata Yani.

Yani berharap, kebijakan pemerintah melonggarkan aturan mobilitas masyarakat pelan-pelan bisa membuat keadaan menjadi normal. Dia berharap setelah masyarakat dibebaskan mudik dan berwisata tidak membuat lonjakan kasus Covid-19 kembali gawat. Sehingga, ke depan pihaknya bisa menerima wisatawan tanpa embel-embel batasan kuota pengunjung.

Hal senada juga diinginkan oleh Mudhlor salah seorang pemilik warung di sekitar Selokambang. Peningkatan kunjungan wisatawan pada lebaran kali ini menjadi berkah pedagang. Hasil penjualannya meningkat 50 persen dari hari biasanya.

"Kalau bisa habis Idul Fitri corona sudah gak ada lagi. Semua normal, biar bisa gampang cari uang," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved