Berita Kota Batu

Aksinya Terekam CCTV, Pelaku Pencurian di Kota Batu Serahkan Diri ke Polisi, Kepala Toko Heran

Ia mencuri barang-barang tersebut seorang diri, Memasukkan barang-barang yang dicuri ke dalam tas yang ia bawa

Penulis: Benni Indo | Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com/Benni Indo
Kepala Toko, Ayunda Dwi Kurniawati menceritakan kecurigaanya terhadap barang-barang yang hilang di sebuah rak. Ia merasa heran karena barang-barang tersebut memang jarang terjual. 

TRIBUNMADURA.COM, BATU - Seorang pencuri berinisial TM terekam kamera pemantau Indomaret Kantor Pos Batu mengambil barang-barang di rak jualan. Barang-barang yang diambil berupa susu formula, parfum, kecap dan beberapa lainnya. 

Ia mencuri barang-barang tersebut seorang diri. Memasukkan barang-barang yang dicuri ke dalam tas yang ia bawa.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 17 Mei 2022 sekitar pukul 15.00 WIB. Kepala Toko, Ayunda Dwi Kurniawati menceritakan, awalnya ia mencurigai adanya barang-barang yang hilang di sebuah rak. Ia merasa heran karena barang-barang tersebut memang jarang terjual.

Karena penasaran, ia pun melihat isi kamera pemantau. Di dalam gambar, terlihat seorang ibu datang dan mengambil barang-barang yang hilang tersebut. Ia kemudian keluar dengan membayar sejumlah barang lain yang telah dibawa.

"Sebelumnya, orang yang sama juga mencuri di Indomaret, Jalan Lesti. Kerugian di sana mencapai Rp 410 ribu. Kalau kerugian di sini juga sekira Rp 400 ribu," ujar Ayunda, Rabu (18/5/2022).

Baca juga: Kapolda Jatim bersama Kabinda dan Forkopimda Kota Batu, Lakukan Pengecekan di Lokasi Gelaran W20

Kumpulan Berita Lainnya seputar Kota Batu

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Saat beraksi di Indomaret kawasan Jalan Lesti, aksi TM juga terekam CCTV. Ia beraksi dengan membawa serta kedua anaknya. Satu anak digendong, satunya lagi dituntun.

Setelah mengetahui kalau barang-barang di tokonya dicuri, Ayunda mengunggah isi video tersebut ke media sosial. Di media sosial, video tersebut menjadi viral.

Tak lama berselang, ada pesan masuk ke akun milik Ayunda. Pesan itu menjelaskan kalau pengirim mengenal pelaku dalam video tersebut.

"Sekitar sejam setelah ada pesan masuk, pelaku datang sendiri ke sini. Ia membawa sejumlah barang dan meminta maaf atas perbuatannya," kata Ayunda.

Ayunda berencana menyelesaikan persoalan itu secara kekeluargaan. Ia pun mendengarkan keterangan dari pelaku. Namun Ayunda tidak mudah percaya begitu saja, pasalnya, keterangan pelaku tidak konsisten.

"Saya merasa seperti ada yang ditutup-tutupi," ungkapnya.

Ayunda pun berencana membawa pelaku ke Kantor Desa Sumberejo, desa tempat tinggal pelaku. Di sana, akan dipertemukan pemangku desa, mulai dari tingkat RT hingga pamong desa.

"Supaya ini benar-benar menjadi pembelajaran bagi pelaku sehingga tidak diulang kembali. Perlu ada sanksi sosial karena pelaku tidak sekali ini saja," ujar Ayunda.

Barang-barang yang dikembalikan tidak semuanya utuh. Beberapa di antaranya sudah dikonsumsi. Berdasarkan pengakuan pelaku yang didengar Ayunda, TM akan mengganti barang-barang tersebut dengan uang. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved