Berita Luar Negeri

Nikah Dimodali, Pasutri Kini Dituntut Orang Tuanya Sendiri Kompensasi Rp 9,5 Miliar, Alasannya?

Pasangan suami istri ini dituntut orang tuanya sendiri membayar kompensasi senilai Rp 9,5 miliar, lalu apa alasan orang tuanya?

Editor: Aqwamit Torik
AFP
Ilustrasi pernikahan - Pasutri di India ini dituntut orang tuanya sendiri, apa alasannya? 

TRIBUNMADURA.COM - Nasib nahas pasangan suami istri di India ini.

Resepsi mewah dan bulan madu yang indah telah mereka jalani di saat awal pernikahan.

Namun, kehidupan rumah tangga yang telah mereka jalani selama bertahun-tahun justru berujung apes.

Sebab, kini pasangan suami istri itu menghadapi tuntutan dari orang tuanya sendiri.

Sangat tidak disangka, hanya gara-gara belum memberikan cucu, pasangan suami istri ini digugat oleh orangtuanya sendiri.

Tak tanggung-tanggung, gugatan orangtua itu mencapai Rp 9,5 M.

Kasus ini terjadi di negara bagian Uttarakhand, India Utara.

Kasus menimpa Shrey Sagar (35), yang telah menikahi dan istrinya selama enam tahun, tapi tak kunjung memiliki anak, hingga akhirnya digugat ke pengadilan dengan tuntutan membayar ganti rugi Rp 9,5 miliar.

Dilansir dari BBC, Jumat (13/5/2022) penggugat dalam perkara itu adalah kedua orang tua (Ortu) Shrey Sagar sendiri, yaitu Sanjeev (61) dan Sadhana Prasad (57).

Baca juga: YGY Artinya apa? Bahasa Gaul 2022 yang Sering Digunakan di TikTok, Simak Juga Arti Kata Lainnya

Baca juga: Pengakuan Pria Beristri Apel ke Kontrakan Janda, Warga Curiga Langsung Intip, Aksi Dosa Bikin Murka

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunMadura.com

Ayah dan ibu ini menuntut kompensasi senilai 50 juta Rupee atau sekitar Rp 9,5 miliar jika putranya tidak memiliki anak dalam waktu satu tahun.

Apa alasan menggugat?

Sanjeev dan Sadhana Prasad menggugat dengan alasan tak kuat menanti hadirnya cucu untuk hiburan di kala usia senja atau masa-masa pensiun mereka.

Prasad mengatakan, ia telah menghabiskan semua tabungannya untuk putranya, mengirimnya ke AS pada 2006 untuk pelatihan pilot dengan biaya 65.000 dollar AS atau sekitar Rp 952 juta.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved