Berita Pamekasan

Komitmen Bentuk Kampung Religius, Tokoh Agama Hingga Kades di Pamekasan Deklarasi Perangi Narkoba

Mereka menolak segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran narkoba di wilayah Madura serta menyatakan perang melawan narkoba

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Samsul Arifin
istimewa/TribunMadura.com
Suasana saat deklarasi 'Madura Produktif Tanpa Narkoba'. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian 

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Peredaran narkoba di Pulau Madura menjadi atensi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD.

Menindaklanjuti atensi itu, Polres se-Madura langsung menggelar deklarasi 'Madura Produktif Tanpa Narkoba' di Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Bangkalan.

Acara ini dihadiri oleh Forkopimda Jawa Timur (Jatim).

Di acara tersebut, Kapolres Pamekasan, AKBP Rogib Triyanto, turut hadir dalam acara itu.

Sedangkan, di Kabupaten Pamekasan, deklarasi Madura Produktif Tanpa Narkoba digelar melalui Zoom Meeting di Gedung Pemuda, Jalan Kabupaten.

Deklarasi itu dihadiri Wakapolres Pamekasan, Kompol Azi Pratas Guspitu, para PJU Polres Pamekasan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, anggota Lapas, tokoh agama, dan para Kepala Desa.

Baca juga: Polres Pamekasan Gelar Pra Operasi Pekat Semeru 2022, Prostitusi & Narkoba Jadi Sasaran Penindakan

Kumpulan Berita Lainnya seputar Pamekasan

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Isi dalam deklarasi Madura Produktif Tanpa Narkoba ini yaitu, masyarakat Madura menyadari bahwa narkoba bisa menghancurkan masa depan dan generasi penerus bangsa.

Mereka menolak segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran narkoba di wilayah Madura serta menyatakan perang melawan narkoba.

Selain itu, mereka juga mendukung pemerintah dan aparat penegak hukum dalam upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) sesuai dengan peraturan perundang-undangan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Serta, mereka berkomitmen memajukan kampungnya menjadi kampung yang produktif, religius, sehat dan bebas dari narkoba.

Kasi Humas Polres Pamekasan, AKP Nining Dyah menyampaikan, narkoba merupakan satu dari empat hal yang bisa merusak negara, yaitu terorisme, narkoba, korupsi dan radikalisme. 

Saran dia, ini perlu langkah bersama dari semua pihak untuk menanggulanginya.

"Tekad kami, bersama-sama untuk memerangi narkoba di Kabupaten Pamekasan," kata AKP Nining Dyah kepada TribunMadura.com, Senin (23/5/2022).

Menurutnya, untuk memberantas Narkoba, Polres Pamekasan telah bersinergi dan berkomitmen dengan instansi terkait, serta seluruh lapisan masyarakat dalam memberantas peredaran Narkoba di wilayah Pamekasan.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved