Berita Jember

Bandel Abaikan Peringatan, Pejalan Kaki Diserempet Kereta Api saat Hendak Melintas, ini Kondisinya

Laki-laki itu berjalan kaki dari selatan ke utara. Oleh warga sekitar, juga petugas melalui peluit kereta api sudah diingatkan

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Aqwamit Torik
Depositphotos
Ilustrasi jenazah 

TRIBUNMADURA.COM, JEMBER - Seorang laki-laki terserempet atau tertemper KA Wijayakusuma di jalur kereta api dekat Jl Kenanga, Jember, Selasa (24/5/2022) siang.

Peristiwa yang terjadi pukul 14.05 Wib itu, membuat korban bernama Edy Sanusi (62) warga Jl Kenanga No 6 RT 01 RW 24 meninggal dunia.

Plh Manajer Humas PT KAI Daop 9 Jember Tohari menuturkan, masinis KA Wijayakusuma melaporkan peristiwa tersebut.

"Telah terjadi temperan antara KA Wijayakusuma dengan seseorang di KM 196 antara Stasiun Jember - Stasiun Mangli," ujar Tohari, Selasa (24/5/2022).

Laki-laki yang kemudian diketahui bernama Edy itu berjalan kaki dari selatan ke utara.

Oleh warga sekitar, juga petugas melalui peluit kereta api sudah diingatkan.

Namun lelaki itu mengabaikan peringatan tersebut.

"Sehingga temperan tidak terhindarkan," ujar Tohari.

Peristiwa itu bukan terjadi di perlintasan kereta api Jl Kenanga.

Kejadian terjadi di jalur kereta api di dekat Jl Kenanga, jalur yang samping kanan kiri rel memang dipadati permukiman penduduk.

Sebenarnya, rel kereta api juga sudah lebih tinggi daripada jalan kampung sekitar.

Tidak diketahui, penyebab laki-laki itu tetap berjalan di dekat rel, sehingga tertabrak kereta api.

Edy meninggal dunia di lokasi kejadian.

Perjalanan KA Wijayakusuma rute Ketapang - Cilacap sempat terhenti sekitar 5 menit.

"KA berhenti kurang lebih 5 menit untuk memastikan kondisi lokomotif dan rangkaian KA aman, dan dapat melanjutkan perjalanan," pungkas Tohari. KA tersebut melaju dari Stasiun Jember, dengan tujuan stasiun terakhir Cilacap.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved