Berita Sumenep

Curhat Guru di Sumenep, Banyak Sekolah Dasar yang Tak Punya Kepala Sekolah, Ini Respon Dispendik

Para guru SD merasa kebingungan karena melakukan aktivitas tanpa seorang pimpinan sebagai penentu kebijakan

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Samsul Arifin
Tribunnews
Ilustrasi - Puluhan sekolah dasar di Sumenep tidak memiliki Kepala Sekolah 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Seperti pepatah lama, bagai anak kehilangan induknya.

Begitulah seperti yang dirasakan para guru di sejumlah sekolah khususnya Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Sumenep, Madura.

Para guru SD merasa kebingungan karena melakukan aktivitas tanpa seorang pimpinan sebagai penentu kebijakan.

Apalagi pasca Ujian Sekolah (US) saat ini sosok kepala sekolah sebagai leading sektor sekolah sangat dibutuhkan.

"Hanya berharap banyak, agar segera untuk diterbitkan SK Plt untuk sekolah karena sebentar lagi kami harus mengeluarkan ijazah dan itu butuh tandatangan kepala sekolah," curhat salah satu guru SD di bawah naungan Disdik Sumenep yang enggan di sebutkan namanya, Kamis (26/5/2022).

Selain itu lanjutnya, sekolah juga harus segera mencairkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) siswa yang sampai hari ini sudah dipertanyakan oleh wali murid di sekolah.

Baca juga: Misteri Lokasi Batuputih Bekas Keraton Sumenep, Kesaksian Warga Bangun Rumah dan Usaha Sering Musnah

Baca juga: 3 Tersangka Kasus Narkoba Jaringan Sokobana Sampang Dibekuk Polres Sumenep, Amankan Sabu 47,55 gram

Kumpulan Berita Lainnya seputar Sumenep

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

"Bukan hanya ijazah pak, pencairan PIP dan pencairan dana bos sekolah juga nunggu kepala sekolah baru," keluhnya.

Telatnya penerbitan SK tersebut, tentu  sangat berdampak pada banyak masalah yang harus diselesaikan segera termasuk sekolah saat ini dihadapkan pada penerimaan peserta Didik baru (PPDB) yang sebentar lagi akan dimulai.

"Sebentar lagi PPDB, kita harus mempersiapkannya dengan matang karena ini menyangkut gawainya sekolah setiap tahun, kami berharap agar secepatnya ada pengganti kepala sekolah baru di sekolah kami," harapnya.

Informasi yang dihimpun TribunMadura.com, ada puluhan sekolah saat ini yang kosong dan tidak ada kepala sekolahnya.

Bahkan ada yang sudah purna tugas dan kena mutasi beberapa bulan yang sampai saat ini belum ada pengganti baru di sekolah tersebut.

Salah satunya, seperti di SDN Ambunten Barat 1, Ambunten Barat III, SDN Bilis- bilis III Tamba Agung Ares, Campor Barat, SDN Angkatan IV dan Ada puluhan sekolah lain  baik daratan dan kepulauan yang saat ini menanti SK PLT.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep saat dihubungi mengaku soal SK Plt sudah diusulkan dan masih dalam proses untuk diterbitkan.

Namun, untuk lebih detailnya diminta untuk menghubungi bawahannya yakni pada Kabid GTK Disdik Sumenep, Sunarto.

Saat dikonfirmasi media ini mengaku masih ada di luar kota Sumenep dan sedang ada Diklat.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved