Berita Surabaya

Imbauan Kemenag Jatim untuk CJH, Ingatkan Minum Air Banyak saat Musim Haji, Suhu Mencapai 50 derajat

Kelompok Terbang (Kloter) jemaah haji pertama yang datang pertama berasal dari Tuban, disusul kemudian Bojonegoro

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Samsul Arifin
ThinkStock
Ka'bah di Mekkah 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Timur mencatat, para jemaah haji akan tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya pada 3 Juni.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Jatim, Husnul Maram, mengatakan, Kelompok Terbang (Kloter) jemaah haji pertama yang datang pertama berasal dari Tuban, disusul kemudian Bojonegoro.

"Kalau pembekalan dilakukan di kabupaten kota masing masing sudah memberikan bimbingan enam kali," ujar Husnul, usai pelantikan PPIH di Asrama Haji, Rabu (25/5/2022).

Menurutnya, ibadah ke tanah suci tahun ini merupakan tahun pertama, setelah dua tahun tidak memberangkatkan jemaah. Sehingga, dia berharap masyarakat yang menjadi Tamu Allah menjadi haji yang mabrur.

Baca juga: Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Tegaskan Aturan Usia Batasan 65 Tahun Ditentukan oleh Arab Saudi

Baca juga: Bupati Baddrut Tamam Lepas 417 Calon Jemaah Haji, Minta Doa untuk Pamekasan Agar Selalu Aman

Kumpulan Berita Lainnya seputar Ibadah Haji

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

"Mudah mudahan sukses dan selamat baik berangkat maupun pulangnya. Para jemaah haji menjadi tambah kuat, tambah percaya diri dan maksimal dalam menunaikan ibadah haji," ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Husnul menceritakan, suhu di Arab Saudi bisa mencapai 44 derajat celcius. Berdasarkan prakiraan yang ia dapat,  ketika musim haji suhu bisa mencapai lebih dari 50 derajat celcius.

"Oleh karena itu para jemaah haji sudah belajar mengantisipasi dengan minum air yang banyak," bebernya.

"Ketika di Arab Saudi, jemaah haji mengalami perubahan air kencing. Menurut rekomendasi dari menteri kesehatan, harus istirahat dan perbanyak minum air. Ini yang harus kami sosialisasikan kepada jemaah haji," imbuhnya.

Jemaah, lanjut dia, juga jangan memaksakan diri untuk beribadah. Terus minum air yang banyak sampai air kencingnya mengalami perubahan.

"Setelah kondisinya baik, baru bisa kembali beribadah," pesannya.

Sampai sejauh ini, tuntas dia, Embarkasi Surabaya tidak ada masalah. Mengenai visa, pihaknya terus memproses agar kloter pertama segera diterbitkan.

 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved