Berita Mojokerto

Sediakan Layanan Prostitusi Terselubung, Warung Remang-remang di Mojokerto Dibongkar Oleh Pemilik

Pembongkaran itu dilakukan pasca Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama PLN dan perangkat desa termasuk pemilik lahan

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com/Mohammad Romadoni
Petugas Satpol PP membantu pemilik warung membongkar bangunan warung di kawasan Awang-awang, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Senin (30/5/2022). 

TRIBUNMADURA.COM, MOJOKERTO - Sejumlah warung remang-remang yang disalahgunakan sebagai tempat lokalisasi dan prostitusi terselubung di kawasan Awang-awang, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto dibongkar.


Bangunan warung seluas kurang lebih 3 meter x 5 meter itu dibongkar sendiri oleh pemiliknya, pada Senin (30/5/2022).


Pembongkaran itu dilakukan pasca Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama PLN dan perangkat desa termasuk pemilik lahan melakukan pemutusan jaringan listrik di warung-warung kawasan Awang-awang tersebut.


Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP Kabupaten Mojokerto, Zaki mengatakan pihaknya telah memanggil pengelola warung dan pemilik lahan untuk membongkar warung remang-remang yang disalahgunakan untuk transaksi prostitusi menyediakan wanita Pekerja Seks Komersial (PSK).


"Hari ini ada tiga warung yang dibongkar sendiri oleh pemiliknya dan kita fasilitasi truk untuk mengangkut material bangunan warung hingga tempat tujuan yakni ke Jasem Kecamatan Ngoro dan Kecamatan Mojoanyar" jelasnya kepada Surya.co.id, Senin (30/5).

Baca juga: Digrebek saat Lagi Mantap-mantap dengan Tamu, Wanita Ini Mengaku Dijajakan Temannya Melalui Facebook

Kumpulan Berita Lainnya seputar Mojokerto

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com


Zaki menjelaskan ada 29 warung di  kawasan Awang-awang yang sebelumnya  disegel dilarang beraktivitas. Namun faktanya pemilik warung kucing-kucingan dengan petugas Satpol PP


Mereka secara diam-diam kembali beraktivitas bahkan menyediakan wanita PSK dalam kondisi warung ditutup. 


Ini terbongkar setelah petugas mengamankan wanita PSK di dalam warung remang-remang yang kondisinya sudah disegel Satpol PP Line.


"Dari total 29 warung di kawasan Awang-awang saat ini ada sekitar lima yang sudah dibongkar sendiri sendiri oleh pemiliknya," terangnya.


Pihaknya mendesak pemilik warung maupun pemilik lahan agar segera membongkar bangunan warung di kawasan Awang-awang.


"Kami sudah berulang kali meminta pemilik agar membongkar mandiri jika tidak kita akan lakukan tindakan tegas dengan pembongkaran," ucap Zaki.


Menurut dia, pihaknya juga memanggil dengan pemilik lahan dan Pemdes setempat supaya tidak memperpanjang masa kontrak warung di kawasan Awang-awang. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved