Berita Sumenep

Dua CPNS Formasi Dokter di Sumenep Mengundurkan Diri, Kenapa? ini Pesan Sekda

Pengumuman pengunduran diri kedua orang tersebut tertanggal 24 Januari 2022 yang ditandatangani Sekretaris Daerah Sumenep

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/SOFYAN CANDRA ARIF SAKTI
Ilustrasi CPNS - Peserta tes CPNS 2021 di Asrama Haji Kota Madiun, Selasa (14/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Dua CPNS di Pemkab Sumenep mengundurkan diri dari posisinya.

Dua CPNS itu diketahui masuk dalam formasi dokter.

Sekda Sumenep juga memberikan pesan untuk para peserta CPNS agar tidak mendadak mengundurkan diri.

Mengejutkan, secara tiba-tiba dua orang CPNS di lingkungan Pemkab Sumenep mengundurkan diri meski telah dinyatakan lulus seleksi formasi tahun 2021 sesuai nomor 810/2365/435.203.4/2021 tentang hasil integrasi hasil SKD dan SKB CPNS.

Diketahui dua orang peserta ini yang pertama berlokasi Formasi di Puskesmas Batuan dan sedangkan yang kedua berlokasi formasi di Puskesmas Arjasa.

Pengumuman pengunduran diri kedua orang tersebut tertanggal 24 Januari 2022 yang ditandatangani Sekretaris Daerah (selaku ketua panitia seleksi daerah) Edy Rasiyadi.

Mereka menyatakan mengundurkan diri dari proses pemberkasan persyaratan usul Nomor Induk Pegawai.

Keduanya itu  merupakan dokter, yakni dokter umum dan dokter gigi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sumenep Edy Rasiyadi menyampaikan, berdasarkan lokasi penempatannya, dua CPNS yang mengundurkan diri itu ialah di Puskesmas Batuan dan Puskesmas Arjasa.

"Yang dokter umum itu orang Arjasa tapi dia ditempatkan di Batuan, kemudian yang dokter gigi itu orang daratan yang ditempatkan di pulau (Arjasa, Pulau Kangean)," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Sumenep Edy Rasiyadi, Rabu (1/6/2022).

Menyikapi hal tersebut, pihaknya berharap ke depan tidak ada lagi kejadian serupa.

Sehingga kouta yang diterima bisa betul-betul dapat dimaksimalkan untuk memenuhi kebutuhan SDM di tempat yang memang betul-betul membutuhkan.

"Mudah-mudahan ke depannya tidak ada lagi orang-orang yang seperti ini. Karena dari awal sudah komitmen, bahwa mereka bersedia ditempatkan di mana saja," harapnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved