Berita Probolinggo

Difitnah Tetangga Punya Ilmu Santet, Nasib Pilu Pengrajin Bambu Dianiaya sampai Rumahnya Dibakar

Akibat isu bohong itu, rumah M dirusak dengan  lemparan batu dan dibakar oleh massa, Kamis (2/6/2022) Bahkan, M sempat dianiaya

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Samsul Arifin
Net
ilustrasi santet 

Karena M diisukan memiliki ilmu santet.

Massa pun terprovokasi. Sesampainya di lokasi, massa melakukan penganiayaan terhadap korban. Tak hanya itu, massa juga melempari dengan batu dan membakar rumah M.

J bukanlah pelaku tunggal dalam kasus itu. Polisi hingga kini masih memburu pelaku lain, yakni J, J, D, S, dan N yang merupakan warga Desa Alas Tengah.

Isu santet bermula ketika salah satu warga setempat menderita sakit dengan kondisi perut buncit selama sebulan.

Isu bohong yang dihembuskan, bila penyakit yang diderita warga tersebut akibat kiriman santet. Yang diisukan memiliki ilmu santet adalah M.

Padahal, setelah diperiksakan ke rumah sakit di wilayah Paiton, warga itu didiagnosis terserang TBC dan Liver.

Isu itu berhembus dilatar bekalangi masalah pribadi. Entah masalah apa. Sebab, J tak mengaku dirinya punya masalah pribadi dengan M.

J dijerat Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman selama-lamanya 5 tahun 6 bulan penjara.

Selain itu, dalam kasus ini, polisi mengamankan barang bukti antara lain, puluhan batu sungai yang digunakan untuk melempari rumah M, satu jeriken, satu unit TV dengan kondisi layar pecah, dan satu botol air mineral berisi BBM.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved