Berita Situbondo

Lagi Asyik Melaut Cari Ikan Nelayan Ini Malah Ditangkap Kepolisian, Rupanya Gunakan Alat Ilegal Ini

Mereka ditangkap basah saat menjaring ikan dengan gardan di areal rumpon milik nelayan tradisional tersebut

Penulis: Izi Hartono | Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com/Izi Hartono
Kedua kelompok nelayan saat negosiasi dj kantor Desa Gelung Situbondo. 

TRIBUNMADURA.COM, SITUBONDO - Sekelompok nelayan asal Dusun Semangkaan, Desa Kilensari,  ditangkap nelayan Desa Gelung, Kecamatan Panarukan saat melaut, Kamis (09/06/2022).

Mereka ditangkap basah saat menjaring ikan dengan gardan di areal rumpon milik nelayan tradisional tersebut.

Jaring yang terkenal dengam sebutan jaring pokat Harimau itu merusak rumpon nelayan, akan tetapi juga akan merusak terumbu karang di laut.

Para nelayan yang menggunakan perahu gardan itu dipaksa ke pinggir pantai, untuk diserahkan ke pihak  kepala desa dan aparat yang berwenang.

Selanjutnya dua orang perwakilan nelayan perahu gardan itu dibawa polisi ke kantor desa dengan menggunakan mobil Polsek Panarukan, untuk dilakukan musyawarah.

Salah seorang nelayan Desa Gelung, Halid menuturkan, dirinya menangkap basah nelayan itu, karena rumpun ikanua hilang  terseret jaring pokat harimau tersebut.

Baca juga: Mengantuk saat Mengemudi, Mobil Pick up Seruduk Pohon hingga Tutup Jalur Pantura Situbondo

Kumpulan Berita Lainnya seputar Situbondo

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

"Kejadian itu ada vidiona, tanda posisi rumponya hilang terseret jaring," kata Halid kepada Surya saat di kantor Desa Gelungg.

Sementara itu,  Romo, nelayan Dusun Semangkaan mengatakan, dirinya tidak mengetahui kalau jaring yang ditarik ke pinggir itu mengenai rumpon nelayan Desa Gelung.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved