Berita Surabaya

Terkuak Pelaku yang Buang Bayi tak Berdosa di Parit Surabaya, Masih 20 Tahun, Diamankan di Kos

Hasil penyelidikan polisi Pelaku berstatus single, yang artinya belum memiliki catatan pernah menikah dengan seorang laki-laki

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Samsul Arifin
istimewa/TribunMadura.com
Proses evakuasi jasad bayi tak berdosa di Surabaya 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pelaku pembuang mayat bayi laki-laki dengan tali pusar masih menempel yang ditangkap oleh Tim Antibandit Polsek Wonocolo Polrestabes Surabaya, ternyata ibu kandung bayi. 

Informasinya, pelaku berinisial P (20) yang merupakan penghuni kos di salah satu bangunan kosan di sekitar area tempat kejadian perkara. 

Hasil penyelidikan polisi. Pelaku berstatus single, yang artinya belum memiliki catatan pernah menikah dengan seorang laki-laki. 

Kapolsek Wonocolo Polrestabes Surabaya Kompol Roycke Hendrik Fransisco mengungkapkan, pelaku membuang bayinya sendiri di parit dekat kosannya, sekitar pukul 2-3 dini hari, pada Rabu (8/6/2022). 

Artinya, hanya tujuh jam sebelum akhirnya mayat bayi tersebut ditemukan oleh saksi pertama, sekitar pukul 09.00 WIB, pada pagi harinya, di hari yang sama. 

Baca juga: Lagi Asyik Buang Air Kecil di Toilet dekat Parit, Pria Ini Kaget Lihat Seonggok Warna Putih Pucat

Kumpulan Berita Lainnya seputar Surabaya

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Sedangkan, pelaku si pembuang bayi itu, berhasil ditangkap oleh Tim Antibandit Polsek Wonocolo Polrestabes Surabaya, kurun waktu empat jam usai menerima laporan pertama adanya penemuan mayat bayi tersebut. 

"Tidak begitu lama sekitar 3-4 jam, (polisi) berhasil menemukan pelaku pembuangan orok bayi tersebut," ujarnya saat ditemui awak media di ruangannya, Kamis (9/6/2022). 

Hingga kini, lanjut Royce, pihaknya masih melakukan pengembangan atas penyidikan terhadap pelaku pembuangan bayi tersebut. 

Dalam waktu dekat pihaknya bakal melansir perkembangan yang ada atas kasus tersebut. Bahkan, penyidik juga melakukan pemeriksaan terhadap para anggota keluarga dari si pelaku. 

"Untuk saat ini, kami masih melakukan pengembangan penyelidikan masih mengumpulkan saksi-saksi untuk diambil keterangan, termasuk juga dari keluarga yang membuang orok bayi ini, si P ini," pungkasnya. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved