Berita Kota Malang

Ada Masjid di Kota Malang Meniadakan Penyembelihan Hewan Qurban saat Idul Adha, Ini Respon MUI

Ada masjid di Kota Malang meniadakan pemotongan hewan qurban. Masjid tersebut juga tidak menerima hewan kurban saat Hari Raya Idul Adha nanti

Penulis: Mohammad Rifky Edgar | Editor: Samsul Arifin
Istimewa/TribunMadura.com
Ilustrasi Sapi- Ada Masjid meniadakan pemotongan hewan qurban di Kota Malang. 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Masjid Nurul Huda yang terletak di Jalan Tlogo Indah, Kecamatan Lowokwaru Kota Malang secara resmi telah meniadakan pemotongan hewan kurban.

Masjid tersebut juga tidak menerima hewan kurban saat Hari Raya Idul Adha nanti.

Hal tersebut dilakukan, karena mempertimbangkan adanya penyakit Kuku dan Mulut (PMK) pada hewan ternak.

Pemberitahuan tersebut telah disampaikan ke masyarakat, dan menjadi bahan perbincangan di grup WhatsApp.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Malang Prof Dr Kasuwi Syaiban MAg menyampaikan, bahwa keputusan tersebut hanyalah keputusan dari lembaga atau dari sebuah masjid.

Menurut dia, masyarakat masih bisa berkurban ke masjid-masjid lain yang menyelenggarakan pemotongan hewan kurban.

"Peniadaan itu sifatnya hanya di lembaga, jadi di masjid tertentu. Orang kurban tidak harus di masjid itu.
Bisa di masjid lain," ucapnya kepada Surya, Selasa (14/6/2022).

Baca juga: Ucapan Terakhir Melalui Surat Wasiat Ditinggalkan di Motor di Jembatan, Warga Kota Malang Geger

Kumpulan Berita Lainnya seputar Kota Malang

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Dia menyampaikan, dengan tidak adanya salah satu masjid yang meniadakan pemotongan hewan kurban, bukan berarti orang tidak bisa berkurban.

Baginya, dengan adanya PMK saat ini juga bukan menjadi halangan masyarakat untuk berkurban.

"Sebenarnya kurban juga ada syaratnya. Tidak boleh berkurban dengan hewan yang sakit. Semisal cirinya tanduknya hilang dan semacamnya," terangnya.

Sesuai fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), hewan yang kondisinya tidak sehat, seperti PMK, tidak bisa dijadikan hewan kurban.

Untuk itu, Prof Kasuwi mengimbau kepada masyarakat, agar berkurban dengan hewan yang benar-benar sehat.

"Saya kira di fatwa MUI sudah jelas. Meski kini ada wabah PMK, bukan halangan kita untuk berkurban. Karena kita bisa memilih hewan yang sehat," jelasnya.

Saat ditanya, berapa jumlah masjid di Kota Malang yang meniadakan pemotongan hewan kurban, dia baru mengetahui di Masjid Nurul Huda saja.

Sementara di masjid yang lain, DMI Kota Malang belum mendapatkan laporan.

"Saya baru tahun dari informasi yang jenengan sampaian (dari Surya). Kalau yang lain kami masih belum menerima laporan," tandasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved