Kecelakaan Lalu Lintas

Korban Kecelakaan Lalu Lintas Ditemukan di Kedalaman 2 Meter di Saluran Air Hutan Jati Rejo

Korban meninggal sekitar lima hari lalu diduga akibat kecelakaan, pada Sabtu (11/6) kemarin. Polisi menemukan sepeda motor Honda Supra

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com/Mohammad Romadoni
Petugas mengevakuasi jenazah diduga korban kecelakaan yang ditemukan di saluran air kawasan hutan jati Dusun/ Desa Jembul, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Rab (15/6/2022). 

TRIBUNMADURA.COM, MOJOKERTO - Sesosok jasad pria korban kecelakaan ditemukan warga di saluran air kedalaman sekitar dua meter di  kawasan hutan jati Dusun/ Desa Jembul, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Rab (15/6/2022).

Identitas korban diketahui bernama Hariono (35) warga Desa Tampungrejo, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.

Korban meninggal sekitar lima hari lalu diduga akibat kecelakaan, pada Sabtu (11/6) kemarin. Polisi menemukan sepeda motor Honda Supra S 3298 PO di samping jenazah korban.

Kepala Desa Jembul, Marsudi mengatakan sebelum kejadian itu korban sempat mengunjungi rumah istrinya yang berjarak sekira 1,4 kilometer dari lokasi kejadian perkara.

"Dari informasi warga korban ini ketemu sama keluarganya Sabtu kemarin," jelasnya di lokasi, Rabu (15/6).

Menurut dia, kondisi jalanan berupa tikungan di lokasi kejadian itu memang dikenal sebagai tikungan rawan kecelakaan.

"Korban ini kerja bangunan sepertinya saat akan kerja melalui tikungan ini apalagi disini sering terjadi kecelakaan," ungkapnya.

Baca juga: Langsung Pukul Etalase dengan Palu, Perampok di Mojokerto Bobol Toko Emas saat Pemilik Baru Buka

Kumpulan Berita Lainnya seputar Mojokerto

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Kapolsek Jatirejo, AKP Sukoco menjelaskan  jenazah korban ditemukan dalam kondisi sudah membusuk. Jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang kernet truk melihat sepeda motor tak bertuan di semak-semak parit.

Saksi menghampiri dan mencium aroma tidak sedap dan melihat ada mayat di samping motor tersebut.

"Saksi melihat motor korban yang dilihat ada jenazah dan melaporkan ke perangkat desa setempat," terangnya.

Hasil identifikasi Tim Inavis Polres Mojokerto korban sudah meninggal sekitar lima hari lalu.

Penyebab korban meninggal diduga akibat kecelakaan yakni motor mengalami rem blong saat di turunan hutan perbatasan
Desa Jembul dan Desa Manting sehingga terjerembab kendaraan ke dalam parit kedalaman kurang lebih dua meter dari tepi jalan.

"Di lokasi ini sering kejadian kecelakaan kondisi jalan turunan curam," ucap Sukoco.

Setelah proses identifikasi jenazah korban dievakuasi ke dalam mobil ambulans PMI menuju rumah duka.

"Jenazah dievakuasi dari dalam parit ke rumah duka untuk dimakamkan," pungkasnya. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved