Berita Magetan

Siasat Licik Pria Kaya Setubuhi Gadis Miskin di Magetan, Ditinggal Pergi Sekeluarga, Semena-mena

Menurut dia, yang diinginkan warga di Desa Sumberdukun, pelaku anak  kaya itu, bisa menikahi selamanya, dan membuat surat pernyataan

Penulis: Doni Prasetyo | Editor: Samsul Arifin
Shutterstock
Siasat Licik Pria Kaya hamili Gadis Miskin di Magetan, Semena-mena 

TRIBUNMADURA.COM, MAGETAN - M Ichsan alias Icun, mahasiswa di Ponorogo, anak tokoh masyarakat (Tomas) di Dusun Juron, Desa Sumberdukun, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, tega perkosa siswi klas 2 SMP, anak warga miskin hingga hamil lima bulan. 

Ironisnya, anak Tomas, guru di MTsN itu, menghilang sepertinya tidak mau bertanggungjawab. Menghilangnya M Ichsan, pelaku amoral itu diduga sepengetahuan Wachid W, bapaknya. Namun begitu keluarga korban memberi dead line melapor ke Polisi, hingga Jumat (24/6) pagi besuk. 

"Sayang sekali, karena saking berpengaruhnya Tomas, bapak pelaku ini sampai sampai RT, E Pratikno, tega membuat surat pernyataan, intinya, pelecehan kepada korban dan keluarganya yang miskin itu,"kata sumber Surya, yang di temui di Dusun Juron, Desa Sumberdukun.

Menurut dia, yang diinginkan warga di Desa Sumberdukun, pelaku anak  kaya itu, bisa menikahi selamanya, dan membuat surat pernyataan jaminan biaya hidup ibu anak, dan biaya pendidikan untuk anak korban kelak.

Baca juga: Suami Setubuhi Bocah Teman Anaknya, Istri Malah Ikut Mendukung Aksi Bejat Suaminya, Simak Kronologi

Kumpulan Berita Lainnya seputar Magetan

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

"Melihat situasi ini, bapak dan pendukung pelaku bejat itu, kayaknya hanya memberi jawaban sekenanya, bertanggungjawab dan menikahi hanya syukur tanggungjawab, setelah itu selesai. Pastinya, warga disini tidak mau, kasihan keluarga korban yang papa,"katanya.

Harus menikahi selamanya, lanjutnya, karena sebelum pernikahan itu, pelaku harus menandatangani surat pernyataan, dengan sanksi hukum yang tetap melekat.

"Ini pelaku perkosaan anak dibawah umur ini minggat, diduga orangtuanya tahu, minggatnya anak  itu. Mohon tolong agar Polisi bisa melakukan penyelidikan, dimana minggatnya pelaku kriminal yang meresahkan warga itu,"ujarnya.

Kepala Desa Sumberdukun, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan Sukamto, yang dikonfirmasi masih menunggu Iktikad baik keluarga pelaku, untuk mempertanggungjawabkan perbuatan anaknya itu.

"Pertemuan antar pihak di Balai Desa itu, maksudnya untuk mempertemukan kedua keluarga, dari pelaku dan korban. Tapi keluarga pelaku tidak datang. Maka, diputuskan oleh keluarga korban. Pelaku dan keluarganya diberi waktu hingga Jumat (24/6) ini,"kata Kades Sukamto.

Dikatakan Sukamto, masalah anak ini berat, karena "Perlindungan Anak" yang ancaman dan dendanya sangat berat. Karena itu sebenarnya semua warga di Desa Sumberdukun berharap kasus ini bisa selesai secara baik dan kekeluargaan.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved