Berita Mojokerto

Kecil-kecil Cabe Rawit, Pelaku Jambret Masih anak di bawah Umur di Mojokerto Diamankan Polisi

Setelah beraksi kedua pelaku kabur ke arah utara Dlanggu membawa dompet dan Handphone hasil kejahatan

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Samsul Arifin
istimewa/TribunMadura.com
Kecil-kecil cabe rawit Pelaku jambret anak dibawah umur beserta barang bukti diamankan di Polres Mojokerto. 

TRIBUNMADURA.COM, MOJOKERTO - Tim Resmob Satreskrim Polres Mojokerto menangkap dua pelaku jambret yang pelakunya anak dibawah umur.

Polisi mengamankan pelaku MRFZ (14) pelajar asal Mojokerto bersama rekanannya AF (25) warga Kenjeran Surabaya berserta barang bukti dompet berisi uang tunai dan Handphone hasil kejahatan.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Gondam mengatakan pelaku menjambret barang berharga pengendara sepeda motor  di jalan raya Dlanggu, Mojokerto, pada Kamis sekitar pukul 20.30 WIB.

Modus pelaku mengendarai sepeda motor Satria FU warna ungu tanpa Nopol memepet motor korban yang dikemudikan
YWT (20) berboncengan dengan adiknya.

"Korban melaju dari arah selatan Dlanggu di lokasi kejadian tepatnya dituangan sawah pelaku dua orang ini memepet korban, langsung mengambil secara paksa dompet warna hitam milik korban di dashboard depan sepeda motor," jelasnya kepada Surya.co.id, Rabu (22/6/2022).

Setelah beraksi kedua pelaku kabur ke arah utara Dlanggu membawa dompet dan Handphone hasil kejahatan. Korban berupaya mengejar pelaku namun tak terkejar. Ia melaporkan kejadian penjambretan ke Polres Mojokerto.

Baca juga: Langsung Pukul Etalase dengan Palu, Perampok di Mojokerto Bobol Toko Emas saat Pemilik Baru Buka

Kumpulan Berita Lainnya seputar Mojokerto

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Dari keterangan korban, dia kehilangan dompet berisi Handphone, yang tunai Rp.950 ribu, kartu identitas dan kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

"Korban mengalami kerugian kurang lebih sekitar Rp.5 juta," ucap Gondam.

Menindaklanjuti laporan itu, Tim Resmob bergegas melakukan pengejaran terhadap pelaku jambret yang telah diketahui keberadaannya.

Kedua pelaku ditangkap di lokasi berbeda sebab pelaku AF melarikan diri ke luar Mojokerto.

"Pelaku Mrfz ditangkap di mojokerto dan AF diamankan di tempat persembunyian di wilayah Blitar," terangnya.

Adapun barang bukti yang diamankan dari tangan pelaku yakni dua Handphone, uang tunai Rp.950 ribu, kartu ATM (BRI/BCA), kartu kesehatan, lembar surat pembelian emas, kartu pelajar. Barang bukti satu unit sepeda motor Suzuki Satria FU warna ungu tanpa Nopol dan dua Handphone Vivo.

Kedua pelaku dijerat 365 KUHP dan atau Pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dan atau pencurian biasa.

"Pengakuan pelaku nekat jambret karena terdesak ekonomi," pungkasnya. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved