Berita Kediri

Tragedi Berdarah Istri Tusuk Suami di Leher dan Perut dari Dapur saat Pamit Kerja, Bisikan Gaib

Pasca kejadian tiga pilar telah melakukan mediasi. Dari hasil mediasi diketahui kalau pelaku Santi mengaku tidak sadar telah menusuK suaminya

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Samsul Arifin
Istimewa/TribunMadura.com
Insiden pilu alami suami di Kediri, suami ditusuk istri yang berdalih dapat bisikan ghaibKeluarga korban menyiapkan pemakaman Riyono yang tewas setelah ditusuk istrinya di Kelurahan Betet, Kota Kediri, Rabu (29/6/2022). (Kolase TribunMadura) 

TRIBUNMADURA.COM, KEDIRI - Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menimpa Riyono (45) alias Nono, suami yang tewas setelah ditusuk Santi (38) istrinya sendiri masih menyisakan sejumlah misteri. 

Kasus KDRT yang merenggut nyawa Riyono warga Jl Sumbergalih, Kelurahan Betet, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri sempat menghebohkan tetangganya.

Pasca kejadian tiga pilar di Kelurahan Betet telah melakukan mediasi. Dari hasil mediasi diketahui kalau pelaku Santi mengaku tidak sadar telah menusuk suaminya.

Dari hasil pemeriksaan sementara petugas, korban Riyono mengalami luka tusuk pisau dapur di bagian perut dan lehernya. Korban meninggal setelah sempat dirawat sehari di RSUD Gambiran, Kota Kediri, Rabu (29/6/2022).

Kasubag Humas Polres Kediri Kota Iptu Nanang saat dikonfirmasi awak media menjelaskan, kasus KDRT saat ini masih dalam penyelidikan.

Sedangkan pengakuan sementara pelaku menusuk suaminya setelah menerima bisikan gaib untuk menghabisi suami.

Sedangkan kronologi kejadian pada Selasa (28/6/2022) pukul 6.30 WIB terjadi dugaan kekerasan dalam rumah tangga. "Saat ini kasusnya telah ditangani Unit PPA Polres Kediri Kota," jelasnya.

Korban mengalami luka tusuk di bagian perut dan lehernya sehingga mengalami luka yang cukup parah. Sedangkan pelaku yang juga istrinya telah dilakukan penahanan. 

Dari pengakuannya kepada petugas, tersangka tiba- tiba spontan mendapatkan bisikan gaib. Sehingga melakukan penusukan kepada suaminya.

Baca juga: Gedung Sabhara Polres Kediri Kebakaran, Kapolres Terjun Langsung Pimpin Padamkan Api

Kumpulan Berita Lainnya seputar Kediri

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

"Petugas telah memeriksa seorang saksi inisial K warga Kelurahan Betet," tambahnya.

Sementara penjelasan dari sejumlah tetangganya, tragedi rumah tangga itu berlangsung sewaktu pelaku sedang memasak di dapur. 

Sedangkan suaminya berada di ruang tamu hendak pamit berangkat kerja, selanjutnya pelaku menghampiri suaminya dan langsung menusuk ke bagian perut dan lehernya.

Akibatnya korban bersimbah darah dan ditolong tetangganya. Korban saat dievakuasi ke rumah sakit dalam kondisi masih sadar, namun karena mengalami pendarahan hanya berselang sehari korban meninggal.

Sementara Sabarhadi, saksi mata tetangga korban menjelaskan, saat kejadian sebenarnya pasangan suami istri tidak sedang bertengkar. Namun tahu -tahu orangtuanya sudah berteriak -teriak meminta tolong. 

Tetangganya selanjutnya mendatangi rumah korban sudah mendapati Riyono bersimbah darah di bagian perut dan lehernya. 

Sedangkan pisau yang digunakan menghabisi suami memakai pisau dapur. Pelaku yang juga istrinya, terlihat seperti tidak bersalah. 

Terkait dengan motif pembunuhan Dabarhadi tidak mengetahui secara persis. Apalagi sebelumnya pasangan suami istri merupakan keluarga yang harmonis.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved