Berita Malang

Inilah Tampang Pelaku Suami Tusuk Istri dan Anak, Serahkan Diri ke Polisi, Ngaku Tak Enak Hati

Warga Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang sempat menjadi buron usai melakukan tusukan pisau ke perut dua anggota keluarganya

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Samsul Arifin
Istimewa/TribunMadura.com
Inilah tampang suami tikam istri BFY (41), pelaku penusukan terhadap LU (42) istri dan IFC (22) anaknya sendiri menyerahkan diri ke Polsek Wagir 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - BFY (41) pelaku penusukan terhadap LU (42) istri dan IFC (22) anaknya sendiri menyerahkan diri ke Polsek Wagir pada Sabtu (2/7/2022).

Warga Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang sempat menjadi buron usai melakukan tusukan pisau ke perut dua anggota keluarganya tersebut.

Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat menerangkan saat ini pelaku diamankan ke Satreskrim Polres Malang untuk mempertanggung jawabkan tindak kriminalnya.

"Menyerahkan diri sekitar pukul 19:30 malam. Terduga pelaku menyerahkan diri ke Polsek Wagir hingga akhirnya kami bawa menuju Satreskrim Polres Malang untuk penanganan lebih lanjut," ujar Ferli ketika dikonfirmasi pada Minggu (3/7/2022).

Polisi memastikan motif utama pria pengganguran tersebut bertingkah keji kepada istri dan anaknya lantaran jengah dengan permintaan cerai sang istri. BFY juga diketahui kerap meminta uang kepada istrinya untuk berjudi.

"Pemeriksaan awal kami ketahui jika motif pelaku merasa sakit hati atau tidak terima dengan maksud istrinya yang ingin menceraikan pelaku. Motif ini yang memicu tindakan pelaku tehadap korban," papar Ferli.

Sementara itu, pelaku terancam dijerat dengan pasal berlapis akibat perbuatannya.

Yakni, Pasal 44 ayat (2) Jo. Pasal 5 UU. No. 23 tahun 2004 tentang PKDRT. Ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun atau denda paling banyak Rp. 30 juta.

Baca juga: Istri Ditusuk Suami di Depan Anak, Jengah Kerap Dimintai Cerai Karena Suami Doyan Judi dan Tak Kerja

Kumpulan Berita Lainnya seputar Malang

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Kemudian dan atau Pasal 351 ayat 2 KUHPidana tentang penganiayaan menyebabkan luka berat, dengan ancaman pidana paling lama 5 tahun.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved