Berita Surabaya

Atlet Futsal Putri Surabaya Jadi Korban, Berangkat Berlaga di Porprov, Tapi Motor di Kosannya Raib

Motor Honda Vario bernopol AG-4899-YBD yang diparkir di area parkir kosannya, Jalan Kutisari Selatan Gang IX, Tenggilis Mejoyo, Surabaya, raib dicuri

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Aqwamit Torik
Istimewa TribunMadura.com
Plat nomor motor atlet futsal putri Surabaya yang menjadi korban pencurian motor 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Kasus pencurian motor di Surabaya kembali terjadi, kali ini yang menjadi korbannya adalah seorang atlet futsal putri.

Fara Nindiya W (44) Atlet Futsal Putri Kota Surabaya yang ikut berlaga dalam Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) ke-VII 2022 di Jember, menjadi korban kriminalitas. 


Motor Honda Vario bernopol AG-4899-YBD miliknya yang diparkir di area parkir kosannya, Jalan Kutisari Selatan Gang IX, Tenggilis Mejoyo, Surabaya, raib, digondol maling. 

Baca juga: Akhir Pelarian DPO Kasus Pencurian Motor dan Mobil, Kini di Susul Temannya di Mapolres Bangkalan

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunMadura.com


Insiden tersebut terjadi Senin (20/6/2022), saat motor tersebut sengaja diparkir di sana, selama dirinya berangkat ke Jember untuk membela 'Kota Pahlawan' dalam ajang olahraga bergengsi tahunan di Jatim itu. 


Sembilan hari kemudian, tepat pada Rabu (29/6/2022), bak petir di siang bolong, Fara memperoleh kabar dari pihak pemilik kosan yang disewanya, bahwa pagar parkiran kosannya jebol, dan motornya amblas digondol maling. 


Mahasiswi kampus pendidikan negeri terkemuka di Surabaya itu, mengaku, memperoleh kabar tersebut saat dirinya baru saja berlaga dalam pertandingan babak delapan besar, Futsal Putri, dengan hasil kekalahan. 


"Ibu kos dikasih info penghuni lain, parkiran kos dibobol. (Pelaku berjumlah) 2 orang," ujar Fara sapaannya, saat dikonfirmasi TribunJatim.com, Selasa (5/7/2022). 


Perempuan yang memulai debut atlet Futsal Putri sejak duduk di bangku SMP itu, memastikan, motornya itu diparkir di area yang semestinya, dan dalam keadaan dikunci setir. 


Belum genap setahun dirinya tinggal di kosan tersebut. Seingat Fara, terhitung baru sekitar sembilan bulan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved