Berita Gresik

Simpan Barang Haram di Resleting Celana, Pemuda di Gresik Ini Diamankan Polisi saat Akan Edarkan

Sabu seberat 0,58 gram disimpan di klip plastic lalu disimpan di sela-sela resleting celana saat akan diedarkan. Sabu tersebut akan diedarkan

Penulis: Willy Abraham | Editor: Samsul Arifin
ISTIMEWA
ilustrasi sabu - Sabu seberat 0,58 gram disimpan di klip plastic lalu disimpan di sela-sela resleting celana saat akan diedarkan. Sabu tersebut rencananya akan diedarkan kepada orang pemesan. 

TRIBUNMADURA.COM, GRESIK – Seorang pria diamankan polisi karena membawa sabu di Jalan Veteran, Kecamatan Kebomas, Gresik. Diketahui pemuda tersebut menyimpan sabu di resleting celana.

Sabu seberat 0,58 gram disimpan di klip plastic lalu disimpan di sela-sela resleting celana saat akan diedarkan. Sabu tersebut rencananya akan diedarkan kepada orang pemesan.

Polisi yang berada di lokasi membuntutinya. Pelaku langsung diringkus saat berada di Jalan Veteran, Kecamatan Kebomas.

 Diketahui identitas pengedar sabu adalah Zahril Iqsa warga Desa Sidokumpul, Kecamatan Bungah. Dia masih 24 tahun.

“Kami amankan sebelah warung kopi di Jalan Veteran,” ucap Kapolsek Manyar AKP Windu, Kamis (14/7/2022).

Tersangka beserta barang bukti langsung diringkus ke kantor polisi. Diketahui tersangka adalah residivis pernah terlibat kasus pencurian.

Berdasarkan hasil pengembangan sabu tersebut didapat dari seseorang warga Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi.

Kanit Reskrim Polsek Manyar Iptu Joko Suprianto menangkap Dany Akbar berusia 30 tahun. Dany rencananya akan menggelar pesta narkoba di warung kopi yang berada di Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas. Barang bukti narkoba jenis sabu 0,33 gram dibeli secara patungan.

“Sabu didapat dari seseorang di Surabaya,” tambahnya.

Baca juga: Pria Thailand Masuk Agama Islam, Jatuh Cinta dengan Atlet Asal Gresik, Berangkat dari Hobi yang Sama

Kumpulan Berita Lainnya seputar Gresik

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Joko menambahkan kedua tersangka yang diamankan saling kenal. Mereka berdua pernah pesta narkoba bersama di Surabaya.

"Mereka dalam satu jaringan peredaran narkoba antar kota," tutupnya. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved