Berita Lamongan

Perkara Tulisan di Kaos, Remaja ini Jadi Samsak Hidup 14 Remaja Lain, Sempat Cekcok

Akibat penganiayaan yang dilakukan oleh 10 anak umur belasan tahun tersebut, WG mengalami luka-luka dan harus dirawat di sebuah balai pengobatan.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Hanif Manshuri
Korban penganiayaan, WG mendapat perawatan di Klinik Sumberwudi, Sabtu (16/7/2022), ia diserang oleh 14 tersangka 

TRIBUNMADURA.COM, LAMONGAN - Hanya karena mengenakan  kaos bertuliskan SHERANG, seorang pelajar berinisial WG (16) menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok pemuda di Desa Sumberwudi Kecamatan Karanggeneng.


Akibat penganiayaan yang dilakukan oleh 10 anak umur belasan tahun tersebut, WG mengalami luka-luka dan harus dirawat di sebuah balai pengobatan.


Menurut saksi BL (16)  dan RN (16) yang saat kejadian keduanya bersama korban mengungkapkan, sebelum kejadian kedua saksi dengan korban berangkat ke tempat foto copy yang ada di Sumberwudi, Sabtu (16/7/2022) petang.

Baca juga: Ditegur Warga Dikira Sedang Tiduran, Ternyata Pria ini Tak Bernyawa di Pematang Sawah

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunMadura.com


Korban WG ditemani BL dan RN untuk keperluan foto copy. Tiba-tiba korban didatangi 4 orang sebayanya. Dengan serta merta mereka meminta agar WG melepas kaos bertuliskan SHERANG yang dipakai korban.


"Anak-anak itu merampas kaos yang dipakai korban WG," ungkap BL.


WG dan 4 pelaku adu mulut, lantaran WG mempertahankan kaos yang dikenakannya. Sesaat kemudian, 10 temannya datang lagi dan langsung membabi buta menganiaya korban.


Korban WG tak kuasa melawan para pelaku, sementara dua temanya BL dan RL lebih memilih menghindar dan tidak ingin ribut dengan para pelaku.


Saksi BL dan RL ketakutan melihat keberingasan para pelaku saat menganiaya korban.


Mereka menendang dari depan, belakang semaunya tanpa ampun. Puas menganiaya korban, para pelaku meninggalkan korban begitu saja di TKP. 


Sementara dua teman korban pulang dan korban diantar ke Klinik Sumberwudi oleh beberapa dari TKP.


Kejadiannya dilaporkan ke Polsek Karanggeneng, dan berbekal keterangan korban yang dirawat di klinik serta keterangan sejumlah saksi, anggota Polsek Karanggeneng langsung bergerak memburu pelaku. 


Sabtu dini hari, polisi berhasil  mengamankan seorang pelaku masih dibawah umur.


Oleh Polsek Karanggeneng, pelaku langsung dibawa ke penyidik Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) untuk di periksa.


Polisi masih mengembangkan penyelidikan untuk bisa mengamankan terduga lainnya.

Sebab saat kejadian, ada sebanyak 14 anak yang menjadikan korban bak samsak tinju. 


Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Anton Krisbiantoro dikonfirmasi Surya.co.id(Tribunjatim Network) Minggu (17/7/2022) malam ini mengatakan, perkaranya ditangani Unit PPA Polres. 


"Ada satu anak diduga pelaku yang sudah diamankan. Sekarang dikembangkan lagi," katanya.


Pada pelaku dijerat  pasal 80 (1) Undang-undang  Perlindungan Anak nomor 35 tahun  2014 perubahan atas Undang-undang  nomor 23 tahun  2002 tentang penganiayaan anak dibawah umur. (Hanif Manshuri)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved