Berita Lumajang

Kepala Dusun di Lumajang ini Malah Nyambi Jualan Sabu, Akui Ketagihan dan Konsumsi Demi Hal ini

Kepala Dusun ini diringkus anggota Satresnarkoba Polres Lumajang di sekitaran Kecamatan Tempeh dalam kondisi membawa sabu seberat 3,59 gram.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Tony Hermawan
Rudik (baju tahanan nomor 69) Kepala Dusun Krajan Tengah, Desa Nguter, Kecamatan Pasirian, ditangkap polisi karena terjerat kasus sabu-sabu. 

TRIBUNMADURA.COM, LUMAJANG - Seorang Kepala Dusun di Lumajang malah nyambi jualan narkoba jenis sabu.

Akibatnya, ia saat ini ditangkap polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Pria itu adalah Rudik seorang Kepala Dusun Krajan Tengah, Desa Nguter, Kecamatan Pasirian, malah menjadi pemakai sabu-sabu.

Baca juga: Kakak Kandung Prada Marinir Sandi Darmawan Ungkap Kejanggalan Kematian Adiknya, Kenang Masa Lalu

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunMadura.com

Rudik ditangkap polisi 15 Juli lalu. Pria usia 43  tahun ini diringkus anggota Satresnarkoba Polres Lumajang di sekitaran Kecamatan Tempeh dalam kondisi membawa sabu seberat 3,59 gram. Kini Rudik hanya bisa menyesali perbuatannya di penjara.

Rudik mengaku ketagihan narkoba baru hitungan bulan.

Entah benar atau tidak. Namun, alasannya menggunakan sabu agar bisa rajin bekerja.

"Baru satu bulan. Itu untuk dopping," katanya saat ditemui di Polres Lumajang.

Sementara itu, Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan mengatakan, bahwa sudah lama menjadi incaran polisi. Rudil telah dicurigai sebagai seorang perantara bandar.

Sebab, barang bukti yang diamankan dari Rudik tergolong banyak. Bahkan, sabu milik Rudik sudah dikemas dalam plastik klip kecil-kecil.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved