Berita Gresik

Teriakan Warga Bikin Maling Asal Madura Terjatuh saat Kabur, Tapi Ditinggal Temannya

Saksi mata melihat aksi pria asal Madura itu saat mengambil tas. Karena posisi korban sedang tidur. Langsung saja teriakan maling tertuju pada Maulana

Penulis: Willy Abraham | Editor: Aqwamit Torik
Polsek Manyar
Maulana (tengah) diamankan di Mapolsek Manyar, Rabu (20/7/2022) 

TRIBUNMADURA.COM, GRESIK - Moh Maulana (39) jauh-jauh datang ke Gresik harus meringkuk di penjara.

Gara-garanya, warga Desa Bandung, Kecamatan Konang, Kabupaten Bangkalan ini nekat menggasak tas berisi handphone dan dompet korban. 


Pria pengangguran ini beraksi di rumah Makan Seafood Pelangi yang berada di Jalan Panggang, Desa Suci, Kecamatan Manyar.

Setelah adzan subuh berkumandang pada Selasa (19/7/2022) pukul 04.00 pagi, mengambil tas milik korban.

Baca juga: Pria ini Kaget Tetangga Berkerumun Depan Rumah, Ternyata Ayahnya Meninggal di Atas Pohon

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunMadura.com

Di dalam tas itu ada handphone dan dompet berisi uang sebesar Rp 1,3 juta. 


Saksi mata melihat aksi pria asal Madura itu saat mengambil tas. Karena posisi korban sedang tidur. Langsung saja teriakan maling tertuju pada Maulana. 


Maulana langsung berlari menuju sepeda motor Honda Beat L 2411 CE yang dikendarai rekannya sesama maling. Polisi dari Polsek Manyar yang sedang patroli langsung melakukan pengejaran. 


Maling asal Madura itu jatuh dari motor, Sementara rekannya sesama maling milih kabur. 


"Kami amankan satu tersangka beserta barang bukti," kata Kapolsek Manyar AKP Windu didampingi Kanit Reskrim Polsek Manyar Iptu Joko Supriyanto, Rabu (20/7/2022). 


Barang bukti yang diamankan diantara lain satu unit sepeda motor Honda beat nopol L 2411 CE, warna putih beserta STNK. Kemudian tas warna hitam, handphone milik korban, dompet dan uang tunai Rp 1,3 juta. 


"Satu orang DPO," imbuhnya. (wil)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved