Berita Surabaya

Arena Judi Sabung Ayam Milik Oknum Polisi Digerebek, Pemilik Curhat Soal Pangkat Hingga Gaji

Pria tersebut merupakan oknum anggota polisi yang turut mengelola arena judi sabung ayam yang sedang digerebek, dalam video tersebut. 

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Aqwamit Torik
Facebook
Tak terima arena judi sabung ayamnya digerebek, oknum polisi ini teriak sambil curhat soal gaji dan pangkat 


Jika dialihbahasakan ke dalam Bahasa Indonesia, arti ucapan pria tersebut, kiranya sebagai berikut.


"Hanya Rp300 ribu, saya dipindahkan ke Bojonegoro, dipindah ke Medaeng. Apa ada yang tahu. Gak ada pak. Gara-gara ayam. Tapi sekarang kenapa masalah ayam seperti ini saja sampai jadi masalah. Kenapa tempatku menjadi sasaran terus. Malu aku. Sudah enggak, sama sebagai polisinya, sama mas, tidak usah melihat pangkat, tidak usah. Apakah ada kepolisian tahu berapa gaji saya, Rp300 ribu, saya pindah-pindah mas, anak saya masih kecil, baru kelas 2 SD, apakah dari kepolisian tahu istri saya buta, tidak ada yang mengerti, tidak ada yang mengerti."


Kemudian, pada video kedua berdurasi sekitar 19 detik, dari akun tersebut, merekam momen pria diduga oknum anggota kepolisian pemilik arena judi sabung ayam tersebut, dibawa paksa oleh tiga orang anggota polisi berseragam cokelat ke arah jalan keluar dari arena tersebut. 


Kapolsek Magetan Polda Jatim AKBP Muhammad Ridwan membenarkan, upaya penindakan atas keberadaan arena judi sabung ayam, dilakukan oleh anggota satuannya di beberapa titik kawasan Kabupaten Magetan, pada Minggu (24/7/2022) kemarin. 


Tujuannya, meminimalisir potensi adanya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, agar memastikan Kabupaten Magetan dalam keadaan aman dan kondusif. 


"Hari minggu, siang ya. Karena kami mendapat informasi dari masyarakat dari pimpinan, ya kita tindak lanjuti," ujarnya saat dikonfirmasi TribunJatim.com, Rabu (27/7/2022). 


Kemudian, menyoal dua video yang terlanjur viral tersebut. AKBP Ridwan mengungkapkan, video tersebut merupakan momen penindakan arena judi sabung ayam yang berada di Desa Bogem, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, pada hari itu. 


Dari upaya penindakan tersebut, AKBP Ridwan mengungkapkan, pihaknya telah mengamankan sedikitnya 13 orang saat dilakukan penggerebekan. 


Belasan orang tersebut, hingga kini masih dilakukan proses penyelidikan dan penyidikan di Mapolres Magetan


"Kami masih melakukan penyelidikan dan penyidikan soal itu. Yang penting adalah efek deterennya. Pendekatan hukumnya jalan. Semoga tidak ada lagi di sana," jelasnya. 


Di singgung mengenai sosok pria yang sempat naik pitam dan meracau ke arah petugas kepolisian di lokasi, dalam video viral tersebut. 


AKBP Ridwan tak menampik, bahwa pria berkaus hitam dalam video tersebut merupakan anggota kepolisian.


Berdasarkan catatan hasil penyelidikan awal yang diperoleh TribunJatim.com dari Sie Humas Polres Magetan, anggota tersebut berinisial S (46) alias TB, berpangkat Brigadir, yang berdinas di markas Brimob yang berlokasi di Kabupaten Madiun.


Namun, oknum anggota kepolisian tersebut telah diserahkan ke pihak Ankum Provost markas Brimob tempatnya bertugas, untuk dimintai keterangan dalam proses penyelidikan lebih lanjut. 


"Brigadir (pangkatnya). Namanya oknum ya masih kita dalami. Sudah kami serahkan ke provost Brimob, atau propamnya di Brimob. Di Madiun. Kami kembalikan lagi ke Ankum atau yang berwenangnya, kita akan lihat apakah memenuhi tindak pidana atau tidak," pungkasnya. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved