Berita Tuban

Cabuli Gadis Tetangga, Pria Ini Dipergoki Orang Tua Korban saat Lakukan Perbuatan Dosa, Lari

Korban adalah A (12) gadis di bawah umur, sedangkan pelaku pencabulan adalah D (52), tetangganya sendiri

Penulis: Mohammad Sudarsono | Editor: Samsul Arifin
mumbailive.com
Ilustrasi pencabulan gadis di bawah umur di Tuban kepergok orang tua korban 

TRIBUNMADURA.COM, TUBAN - Dugaan kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di Kabupaten Tuban


Sebelumnya kasus persetubuhan hingga korban melahirkan terjadi di kawasan Kecamatan Plumpang.


Pelaku AH (21) adalah anak kiai dan korbannya santriwati M (14) di wilayah setempat. 


Berdasarkan informasi, kasus pencabulan kini terjadi di Kecamatan Bancar, Jumat (15/7/2022).


Korban adalah A (12) gadis di bawah umur, sedangkan pelaku pencabulan adalah D (52), pria yang merupakan tetangganya. 


Saat itu korban berada di rumah seorang diri, lalu pelaku masuk rumah korban dan melakukan aksi pencabulan.


Orang tua korban yang saat itu pulang ke rumah memergoki tindakan asusila tersebut. 


Kasus tersebut kini telah ditangani unit perlindungan perempuan dan anak (PPA) Satreskrim Polres Tuban


"Kasus dilaporkan sehari setelah kejadian, kini sedang kita tangani," kata Kanit PPA Satreskrim Polres Tuban, Aiptu Narko kepada wartawan, Jumat (29/7/2022). 

Baca juga: Drama Percintaan Gus dan Santriwati Terkuak, Pacaran Selama Setahun hingga Kebablasan Lahirkan Anak


Narko menjelaskan, kasus dugaan pencabulan anak dibawah umur tersebut dilaporkan oleh pihak keluarga korban pada Sabtu (16/7/2022). 


Tim penyidik telah memeriksa sebanyak 5 orang saksi, untuk mengungkap dugaan kasus pencabulan yang kini ditangani. 


"Kita langsung lakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi," ungkapnya. 


Masih kata Kanit PPA, dari keterangan yang didapat, ayah korban melihat anaknya sudah tidak memakai baju dan diciumi oleh terduga pelaku.


Setelah diketahui aksinya, terduga pelaku ini langsung kabur. 


Pihaknya telah melakukan pemanggilan terhadap terduga pelaku, namun tidak hadir.


"Terduga pelaku sudah dipanggil namun tidak datang, nanti kita akan tindaklanjuti," pungkasnya.(nok) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved