Berita Malang

Curiga Ketukan Pintu Tetangga Tak Direspon, saat Diintip Mahasiswi PTN Dalam Kondisi Seperti ini

Tetangga tersebut kembali  mengetuk pintu kamar kos korban sekitar pukul 17.30 WIB. Namun, tidak ada respon sama sekali dari korban.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Kukuh Kurniawan
Jenazah korban mahasiswi saat dievakuasi dari kamar kos menuju Kamar Jenazah RSSA Malang. 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Seorang mahasiswi Perguruan Tinggi Negeri di Kota Malang ditemukan tewas di kamar kosnya.

Diduga, mahasiswi itu meninggal akibat sakit yang dideritanya.

Dari informasi yang dihimpun TribunJatim.com, kejadian itu terjadi pada Kamis (28/7/2022) malam di sebuah rumah kos yang terletak di Jalan Bunga Pinang Merah Kelurahan Jatimulyo Kecamatan Lowokwaru.

Kapolsek Lowokwaru Kompol Suyoto mengatakan, kejadian penemuan jenazah itu terjadi sekitar pukul 18.00 WIB.

Baca juga: Inilah Arti Mimpi Bertemu Orang Tua yang Sudah Meninggal, Sarat Makna dan Pesan di Baliknya

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunMadura.com

Diketahui, korban bernama Farrah Aulia (21), warga Jalan Bendungan Bening, Kelurahan Sumbersari Kecamatan Lowokwaru. Dan sehari-harinya, korban menempuh pendidikan di salah satu PTN.

"Saat itu, tetangga kamar kos curiga karena tidak melihat sama sekali korban keluar kamar. Selanjutnya, ia mengetuk pintu kamar kos korban sekitar pukul 12.00 WIB. Namun, tidak ada jawaban sama sekali dari korban," ujarnya kepada TribunJatim.com, Jumat (29/7/2022).

Setelah itu, tetangga tersebut kembali  mengetuk pintu kamar kos korban sekitar pukul 17.30 WIB. Namun, tidak ada respon sama sekali dari korban.

Akhirnya, tetangga itu pun berinisiatif membuka pintu kamar kos korban yang tidak terkunci.

Ternyata, korban sudah dalam posisi terlentang di atas tempat tidur dalam keadaan meninggal dunia.

Kejadian itu pun segera dilaporkan ke pihak kepolisian.

Tak lama kemudian, polisi bersama tim relawan medis RJT tiba di lokasi.

Setelah dilakukan identitifikasi di lokasi, jenazah korban dievakuasi dan dibawa menuju Kamar Jenazah Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

Dari hasil identifikasi, tidak ditemukan luka ataupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Diduga, korban meninggal dunia karena sakit. Karena di kamar kos korban, ditemukan tas kecil yang berisi obat-obatan medis," terangnya.

Kompol Suyoto menambahkan, pihaknya telah menghubungi keluarga korban terkait kejadian tersebut.

"Kami telah menghubungi dan berkoordinasi dengan pihak keluarga korban. Dan pihak keluarga tidak menghendaki adanya otops, sehingga jenazah langsung dibawa oleh pihak keluarga ke rumah duka," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved