Berita Probolinggo

Penyesalan Perangkat Desa di Probolinggo Jual Sabu, Siapkan Bilik Bagi Pelanggannya, Kini Ditahan

DJ mengaku sudah setahun melakukan praktik penjualan barang haram tersebut. Tak hanya itu, dia menyiapkan bilik bagi pelanggan

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com/Danendra Kusuma
DITAHAN - Oknum perangkat desa, DJ (52) tengah dimintai keterangan Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi saat rilis, Jumat (29/7/2022). 


Antara lain, yakni kepemilikan sabu seberat 10,06 gram oleh DJ (52), warga Desa Brani Kulon, Maron, Kabupaten Probolinggo


Mirisnya, DJ merupakan perangkat desa di desa tersebut. 


DJ juga menyiapkan bilik bagi pelanggannya untuk mengisap sabu


"Sebagai perangkat desa seharusnya ia mengayomi masyarakatnya. Bukan malah menghancurkan masa depan masyarakatnya," terangnya. 


Akibat perbuatan itu, DJ dikenakan Pasal 114 Ayat (2) Sub 112 Ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.


"Ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun, seumur hidup, atau pidanan mati," pungkasnya. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved