Berita Sumenep

Kajari Sumenep Apresiasi Media Dalam Menyampaikan Berita Berimbang, Ungkap Pesan untuk Insan Pers

Kajari Sumenep menyebut media atau wartawan merupakan mitra bagi setiap instansi dan termasuk dengan Kejaksaan Negeri Sumenep itu sendiri.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Ali Hafidz Syahbana
Kepala Kejaksaan Negeri Sumenep, Trimu bersama Jurnalis TribunMadura.com. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Sumenep, Trimo mengapresiasi media atau wartawan dalam menyampaikan berita yang berimbang dan mencerdaskan anak bangsa.

Menurutnya, media atau wartawan merupakan mitra bagi setiap instansi dan termasuk dengan Kejaksaan Negeri Sumenep itu sendiri.

Tentunya dengan demikian paparnya, wartawan harus tetap mengedepankan independensi dalam menyajikan informasi atau berita kepada masyarakat.

"Kami tetap mengapresiasi media di Sumenep ini, karena memang kita adalah mitra, tentu media harus mampu menyajikan berita yang berimbang dan dengan sumber yang jelas. Dan sudah pasti merujuk pada undang undang pers nomor 40 tahun 1999," kata Trimonsaat ditemui TribunMadura.com, Rabu (3/8/2022).

Baca juga: Program Seragam Gratis Siswa Belum Terealisasi, Dinas Pendidikan Sumenep Sebut Masih Tahap Validasi

Berita menarik lainnya di GoogleNews TribunMadura.com

Sebab lanjutnya, wartawan atau jurnalis itu dilindungi undang undang pers nomor 40 tahun 1999 dan pihaknya berharap agar media, baik online, cetak, elektronik mauoun TV itu tetap berpegang teguh pada azaz informasi yang berimbang dan kredibel.

Sehingga pelaku kuli tinta tidak lagi ada yang terjerat hukum pidana.

"Itu karenanya kami (Kejari) Sumenep tertarik agar bagaiman kita bisa berkolaborasi dengan baik dengan para awak media atau jurnalis, sehingga ada pesan hukum juga yang bisa tersampaikan kepada teman teman media secara utuh. Sebab pasti ketika pemberitaan media yang tidak lagi mengacu pada UU Pers nomor 40 tahun 1999 akan mudah terjerat oleh hukum pidana," tuturnya.

Trimo menambahkan, wartawan merupakan salah satu pilar keempat dalam bangsa ini, itu karenanya pentingya dilakukan sosialisasi undang undang pers kepada masyarakat maupun kepada instansi yang ada.

Sehingga kedepan katanya, wartawan tetap memiliki kesempatan untuk terus berkarya tanpa harus ada beban ataupun orang yang memanfaatkan.

"Wartawan ini tidak boleh dimanfaatkan oleh orang-orang yang punya kepentingan. Karena wartawan atau pers ini harus tetap indepen dalam menyajikan berita. Itu karenanya kita (kejari) tetap bangga dengan profesi wartawan," jelasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved