Arti Mimpi

Mimpi Melihat Kabah dan Melaksanakan Haji di Tanah Suci Mekkah dari Penjelasan Kitab, Berarti Ini

Dalam penjelasannya juga terdapat beberapa kondisi tentang mimpi naik haji tersebut yang bisa dimaknai berbeda-beda

Editor: Samsul Arifin
AFP
Suasana Kabah di Masjidil Haram, Makkah. inilah arti mimpi melihat kabah dan melaksanakan haji 

Kumpulan Berita Lainnya seputar  Arti Mimpi

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

"Jika ia seorang musafir, ia akan ada musibah di perjalanannya, dan jika dia dalam keadaan sehat, ia akan mendapatkan penyakit atau sakit," tandasnya.

Mimpi Melaksanakan Bagian Ritual Haji

Syekh Ibnu Sirrin menjelaskan bahwa jika seseorang bermimpi melaksanakan haji atau umrah maka dia akan panjang umur dan istiqamah dalam urusan yang sedang digeluti.

Selain itu, jika seseorang bermimpi sedang melaksanakan tawaf mengelilingi Ka'bah artinya ia akan mendapatkan sebuah tugas mulia dari atasan atau tokoh masyarakat.

“Jika seseorang bermimpi tawaf mengelilingi Makkah, ia akan mendapatkan sebuah kehormatan. Jika bermimpi tawaf dengan menunggang kuda maka ia akan bertemu dengan mahramnya," tandasnya.

Adapun seseorang bermimpi sedang membacakan kalimat talbiyah di Tanah Haram, ia akan unggul atau menang dari ancaman musuhnya serta akan aman dari ketakutan.

Adapun jika seseorang bermimpi membaca kalimat talbiyah di luar Tanah Haram, ia akan mendapatkan ketakutan, ancaman, atau bahkan kekalahan.

Selanjutnya, jika seseorang bermimpi seakan telah mampu melaksanakan ibadah haji tapi malah mengabaikannya, hal itu menunjukkan ada pengkhianatan amanah dan tidak bersyukur atas karunia serta nikmat dari Allah.

Sedangkan jika bermimpi seolah-olah berada di hari Arafah, dia akan bersilaturahim dengan kerabatnya dan berdamai dengan musuh.

Jika orang yang bermimpi tersebut memiliki kerabat yang jauh dan lama pergi, dia akan segera kembali sebab Allah mempersatukan Nabi Adam dan Siti Hawa di Arafah.

“Itulah sejumlah arti mimpi seputar ibadah haji dan umrah menurut Syekh Ibnu Sirrin,” tutupnya.

Ia pun mengingatkn, Arti mimpi tersebut bisa benar terjadi di alam nyata atau justru malah sebaliknya, karena pada hakikatnya Allah punya sifat Jaiz, yaitu Allah berhak mengubah skenario dan nasib seseorang kapan pun sesuai dengan kehendak-Nya. Wallahu a'lam.

Artikel ini telah tayang di Kompas Tv

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved