Berita Surabaya

5 Tahun Dipenjara Bikin Pria di Surabaya Ini Tak Kapok, Kembali Jajakan Barang Haram Lagi

Pemuda pengangguran itu, masih saja melanjutkan bisnis haramnya yang jelas-jelas pernah mengantarkannya masuk penjara

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com/Luhur Pambudi
Agus Effendi saat diinterogasi Kanit Reskrim Polsek Gayungan Polrestabes Surabaya Iptu Hedjen Oktianto di Mapolsek Gayungan. Ia tak kapok usai keluar dari penjara selama 5 tahun kembali jual sabu 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com


Dari sosok B yang kini masih dalam pengejaran karena berstatus DPO. Tersangka membelinya seharga Rp500 ribu.


"Awal pengakuannya dipakai sendiri, namun tersangka juga mengedarkan," pungkasnya.


Sementara itu, tersangka Agus Effendi mengaku sebelum tertangkap, dirinya sempat berhasil menjual dan memindahkan paket sabu yang diranjau bandar sebanyak lima kali. 


Setiap berhasil memindahkan satu paket sabu, tersangka mendapatkan upah Rp100 ribu.


"Saya ambil barang pesanan, dan sekalian memindahkan barang. Biasanya sabu ditaruh di tempat tertentu," ujar Agus seraya menundukkan kepala. 


Agus mengaku nekat menjual sabu karena alasan ekonomi.


Pasalnya, dia tidak memiliki pekerjaan tetap setelah berhenti menjadi pegawai konter HP.


"Karena konter HP tutup, saya ikut jualan (sabu)," katanya. 


Ia juga tak menampik jika dirinya pernah ditangkap oleh Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, pada tahun 2017.


Akibatnya, Agus terpaksa mendekam di penjara lima tahun lamanya di Rutan Medaeng dan Lapas Pemekasan. 


"Saya dapat kenalan pengedar saat masih di dalam Lapas. Dikenalin teman," pungkasnya. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved