Berita Bangkalan

80 Wartawan Geruduk Gelar Ngopi Kapolres Bangkalan Bareng Media, AKBP Wiwit Ungkap ada Hal Baru

Data yang dihimpun Surya dari Humas Polres Bangkalan, total kehadiran wartawan hingga mencapai 80 orang dari berbagai organisasi kewartawanan.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Ahmad Faisol
Kapolres Bangkalan, AKBP Wiwit Ari Wibisono didampingi Kasi Humas Iptu Sucipto dalam Piramida Prima ‘Ngopi Bareng Media di Lantai II Mako II Polres Bangkalan, Jumat (5/8/2022) 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Momen silaturahmi sekaligus saling kenal bersama wartawan dikemas Kapolres Bangkalan, AKBP Wiwit Ari Wibisono melalui gelaran Piramida Prima ‘Ngopi Bareng Media’ di Lantai II Mako II Polres Bangkalan, Jumat (5/8/2022).  Mantan Kapolres Pacitan itu belum genap sebulan bertugas di Bangkalan.  

Sesuai waktu yang telah ditetapkan dalam undangan, satu per satu wartawan mulai berdatangan menjelang pukul 09.00 WIB.

Tidak hanya wartawan lokal, namun juga hadir beberapa wartawan dari Surabaya. Data yang dihimpun Surya dari Humas Polres Bangkalan, total kehadiran wartawan hingga mencapai 80 orang dari berbagai organisasi kewartawanan.

Baca juga: Kiai Muda Madura Dukung Ketegasan Kapolri Ungkap Kasus Kematian Brigadir J

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunMadura.com

“Kalau di Pacitan jumlah wartawan masih bisa terhitung dengan jemari. Jangankan wajah, (di Pacitan) nama-namanya saya hafal. Lebih dari separuh perbandingannya dengan di sini,” ungkap Wiwit didampingi Kasi Humas Polres Bangkalan, Iptu Sucipto dalam momen perkenalannya.

Dengan jumlah sebanyak ini, Wiwit menyampaikan akan sedikit menemui kesulitan untuk menghafal satu persatu nama dan wajah wartawan.

Seperti halnya yang ia alami untuk mengenal sedikitnya 500 personilnya ketika menjabat Kapolres Pacitan.    

“Satu per satu gak hafal juga ketika berpapasan dengan teman-teman di jalan. Apalagi teman-teman dari Satuan Intelkam, ini polisi atau bukan. Karena kesehariannya jarang bertemu, paling hanya dalam kesempatan apel,” jelas.

Meski demikian, lanjut perwira menengah kelahiran Jakarta 1981 itu, dirinya tetap berupaya mengenali satu per satu rekan-rekan kerja sesama anggota Polri termasuk para jurnalis dengan cara menyimpan nama dan nomor HP di ponselnya.

“Itu langkah saya berupaya membaurkan diri kepada anggota, membaurkan diri kepada rekan-rekan jurnalis, itu itikad baik saya. Meskipun nantinya di akhir waktu saya selesai memimpin (di Bangkalan) belum hafal-hafal juga, ya mohon maaf mohon dimaklumi,” pungkasnya. (edo/ahmad faisol)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved