Berita Malang

Posting Motor Curian di Facebook, Sindikat Curanmor Bukan Untung Malah Buntung Ditangkap Polisi

Sindikat pencurian motor di Malang terungkap usai salah satu komplotan memosting motor hasil curian di Facebook, ini kronologinya

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Kukuh Kurniawan
Tersangka sindikat pencurian motor di Malang akhirnya dibekuk usai posting barang curian di Facebook 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Apes sindikat pencurian motor satu ini, usai posting hasil curianya di Facebook.

Alhasil, sindikat curanmor berhasil diungkap oleh Satreskrim Polresta Malang Kota.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto melalui Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Bayu Febrianto Prayoga menjelaskan detail ungkap kasus curanmor tersebut.

Ungkap kasus curanmor itu berawal, ketika sepeda motor Honda Beat nopol N-3127-ABR milik Rachmat Hidayat (27) yang diparkir di Jalan Simpang Ranugrati Selatan hilang pada Selasa (28/6/2022) malam.

Baca juga: Plat Nomor Putih di Sampang Mulai Diberlakukan, Puluhan Kendaraan Sudah Menggunakan

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunMadura.com

Dan di hari yang sama, korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kedungkandang kemudian ditindaklanjuti Satreskrim Polresta Malang Kota.

"Lalu pada Kamis (30/6/2022), kami mendapat informasi bahwa sepeda motor korban telah dijual dan diposting di Facebook. Dari hasil penyelidikan postingan itu, kami berhasil menangkap tersangka penadah berinisial MRR (28), warga Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang," ujarnya dalam press rilis yang dilakukan di halaman Polresta Malang Kota, Jumat (5/8/2022).

Dari keterangan tersangka MRR, sepeda motor tersebut didapatkan dari dua orang tersangka lainnya yaitu berinisial WD (35), warga Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang dan MWR (26), warga Kecamatan Pakis Kabupaten Malang.

"Setelah itu, kedua tersangka berhasil kami amankan di daerah Pakis. Dari hasil penggeledahan di rumah tersangka MWR, ditemukan berbagai barang bukti untuk melakukan aksi curanmor. Seperti kunci T, kunci pas, dua jaket, dan satu sepeda motor milik tersangka," bebernya.

Atas perbuatannya tersebut, kedua tersangka curanmor dikenakan Pasal 363 KUHP. Sedangkan tersangka penadah, dikenakan Pasal 480 KUHP.

"Menurut pengakuan tersangka, hanya sekali beraksi mencuri di Jalan Simpang Ranugrati Selatan. Padahal dari hasil penyelidikan kami, kedua tersangka juga telah mencuri sepeda motor di Jalan Danau Tondano, Kelurahan Sawojajar. Dan hingga saat ini, kami masih terus melakukan penyelidikan dan pendalaman terkait curanmor tersebut," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved