Berita Tuban

Waspada saat Berwisata, Modus Menyamar Jadi Pengunjung, Pria ini Lancarkan Aksi Pencurian Ponsel

Setelah ditangkap dan diinterogasi, pelaku mengaku sudah beberapa kali melakukan tindak pidana pencurian Handphone (HP).

Penulis: Mohammad Sudarsono | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Mohammad Sudarsono
Kasat Reskrim, AKP M Gananta saat menjelaskan kronologi pencurian ponsel di pemandian Krawak Desa Guwoterus, Kecamatan Montong 

TRIBUNMADURA.COM, TUBAN - Bagi anda yang hendak berwisata di pemandian, mungkin sudah selayaknya agar hati-hati. 


Jika lengah sedikit, maka barang berharga anda akan disikat oleh orang tidak bertanggung jawab. 


Seperti halnya yang terjadi di pemandian krawak, Desa Guwoterus, Kecamatan Montong. 


Nurul Asror (34) asal Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, diringkus oleh jajaran Satreskrim atas ulahnya. 

Baca juga: Cicilan Belum Lunas, Motor Honda CBR 250-R Malah Amblas, Ternyata Insiden Bukan Cuma Sekali

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunMadura.com


Ia mencuri hand phone milik AWS (18), pelajar asal Desa Sumurgung, Kabupaten Tuban, akhir juni lalu. 


"Begitu kita mendapat laporan lalu dilakukan penyelidikan, hingga berujung penangkapan terhadap pelaku," kata Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP M Gananta, Senin (8/8/2022). 


Perwira pertama itu menjelaskan, setelah ditangkap dan diinterogasi, pelaku mengaku sudah beberapa kali melakukan tindak pidana pencurian Handphone (HP).


Adapun yang dicuri adalah milik pengunjung di pemandian Sungai Krawak di Desa Guwoterus. 


"Pelaku ini sudah melakukan aksi pencurian empat unit Handphone di tempat yang sama, hingga akhirnya ditangkap," ungkapnya. 


Masih kata Gananta, adapun modus dalam menjalankan aksinya pelaku berpura-pura sebagai pengunjung lalu ikut mandi di Sungai. 


Kemudian sambil melihat-lihat mencari target benda berharga yang ditinggal pemiliknya berenang, lalu barang itulah yang akan diincar.


"Pelaku menunggu korban lengah, di situlah membidik target. Selanjutnya barang berharga milik korban dibawa kabur," pungkasnya. 


Akibat perbuatan yang dilakukan, pelaku dijerat pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman pidana maksimal 5 tahun penjara.(nok) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved