Berita Surabaya

Lagi Asyik Masang Keramik, Kuli di Surabaya Dicokok Polisi Karena Jual Barang Haram

Bukan cuma mengonsumsi, pemborong pemasang keramik ini juga menjual atau mengedarkan narkotika tersebut

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Samsul Arifin
ISTIMEWA
ilustrasi - Sedang asyik pasang keramik, kuli ini diringkus polisi karena sabu 

TRIBUNAMDURA.COM, SURABAYA - Tukang bangunan yang sedang asyik garap proyek di Japan Demak Jaya Surabaya, didatangi polisi, Senin (18/7/2022) sore lali.


Pria berinisial AA (43), asal Jalan Kendalsari Gg Lebar Kel. Penjaringansari, Kecamatan Rungkut Surabaya itu langsung diamankan karena diduga menjadi penyalahguna narkotika jenis sabu.


Bukan cuma mengonsumsi, pemborong pemasang keramik ini juga menjual atau mengedarkan narkotika tersebut.


Dari AA, Satresnarkoba Polrestabes Surabaya mengamankan barang bukti diantaranya, dua poket plastik berisikan kristal warna putih yang diduga narkotika jenis sabu dengan masing masing berat 1,16 gram, dan 1,18 gram dan HP merk Samsung.


Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Daniel Marunduri mengatakan, tersangka dibekuk pada, Senin 18 Juli 2022 sekira pukul 20.30 Wib, didalam rumah kost di DemakJaya Surabaya.


Anggota yang menyelidiki kasus tersebut, akhirnya melakukan penangkapan terhadap Tersangka AA dan dilakukan penggeledahan badan hingga ditemukan barang buktinya.


"Tersangka AA mengaku mendapatkan sabu dari MF pada, Senin 18 Juli 2022 sekira pukul 19.30 WIB di rel kereta api Demak," kata AKBP Daniel, Kamis (11/8/2022).


Saat itu, AA menerima sebanyak 2 (dua ) gram seharga Rp. 1.900.000, dari MF secara ranjau. Oleh pelaku, rencanya untuk dijual kembali yang mana harga pergramnya Rp. 1.050.000.


Namun rencana untuk menjual barang berupa sabu tersebut belum terlaksana, Anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya lebih dulu menggagalkan aksi pelaku.

Baca juga: Diminta Paman Jualan Narkoba, Pemuda Asal Bangkalan Dibekuk Polisi, Barang Bukti Sabu Diamankan

Kumpulan Berita Lainnya seputar Surabaya

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com


Kini, tukang keramik itu sudah mendekam dalam penjara dan akan dijerat Pasal 114 Ayat (1) dan. Pasal 112 Ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009, tentang Narkotika.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved