Berita Pamekasan

Pemkab Pamekasan Dukung Rencana IAIN Madura Menjadi UIN, Sejumlah Langkah Dipersiapkan

Rencana alih status IAIN Madura menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak Madura menuju perguruan tinggi

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Wakil Bupati (Wabup) Pamekasan, Fattah Jasin saat menerima kunjungan civitas akademika Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura di Peringgitan Dalam Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Senin (22/8/2022) kemarin. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian 


TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Wakil Bupati (Wabup) Pamekasan, Fattah Jasin menerima kunjungan civitas akademika Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura di Peringgitan Dalam Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Senin (22/8/2022) kemarin.


Hadir dalam kunjungan tersebut, Rektor IAIN Madura, Dr. Saiful Hadi, M.Ag, Wakil Rektor 1, Dr. Maimun, Wakil Rektor 2, Dr. Buna'i, dan Wakil Rektor 3, Dr. Mohammad Ali Humaidy, serta jajaran dekan, dan Kabiro BAUAK IAIN Madura, Drs. Abdul Halik.


Pada kunjungan tersebut, Wakil Bupati Pamekasan, Fattah Jasin didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Akhmad Zaini, dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Pamekasan, Nurul Widiastuti.


Rektor IAIN Madura, Dr. Saiful Hadi meminta dukungan kepada Pemkab Pamekasan terkait rencana alih status IAIN Madura menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak Madura yang hendak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Baca juga: Komisi III DPRD Sumenep Komentari Minimnya Anggaran Perbaikan Jalan Rusak, Ungkap Kekecewaan Warga

Berita menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Menurutnya, perubahan status tersebut nantinya secara otomatis akan menambah jumlah jurusan.


Sehingga banyak pilihan bagi anak-anak kuliah kampus yang berlokasi di Jalan Raya Panglegur tersebut.


Selain itu, luas lahan juga menjadi syarat dalam merubah status sesuai ketentuan yang berlaku. 


Dimana, IAIN Madura masih kekurangan lahan sekitar 4 hektar untuk memenuhi kebutuhan itu.


"Kami meminta surat dukungan kepada Pemkab Pamekasan terkait upaya ubah status tersebut. Kemudian, lahan juga menjadi kendala kami, sehingga kami meminta adanya hibah lahan dari Pemkab," pintanya.


Sementara itu, Wakil Bupati Pamekasan, Fattah Jasin menyambut baik upaya IAIN Madura untuk merubah statusnya menjadi UIN Madura


Sebab, hal tersebut akan mendorong pertumbuhan sumber daya manusia (SDM) Pamekasan yang mempuni sesuai cita-cita Bupati Baddrut Tamam.


"Kalau urusan surat dukungan itu urusan gampang, pasti kami dukung, kami akan sampaikan langsung kepada Bapak Bupati terkait hal ini. Dalam waktu dekat pasti akan selesai, nanti juga ada bu asisten untuk menyampaikan kepada beliau," tegasnya.


Mantan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur ini berkeinginan kuat IAIN Madura untuk berpartisipasi dalam memajukan pendidikan dengan upaya alih status mendapat kemudahan dari Allah SWT.


"Kami sampaikan terima kasih, karena memang itu yang kami butuhkan. Hal itu mendukung program bapak bupati yang juga membutuhkan paper akademik untuk mendukung kebijakannya. Insyaallah apa yang menjadi harapan akan segera terealisasi," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved