Berita Magetan

Sejoli Nakal Curi Kotak Amal Tertangkap CCTV, Nasibnya Kini Diamankan Polres Magetan

sejoli ini mencongkel kotak amal menggunakan alat gunting dan obeng, sudah dipersiapkan sebelum beraksi. 

Penulis: Doni Prasetyo | Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com/Doni Prasetyo
Sejoli, bukan suami istri, pelaku pencurian kotak amal spesialis masjid di bekuk tim Resmob Polres Magetan dari petunjuk CCTV (Closed Circuit Television) masjid setempat. 

TRIBUNMADURA.COM, MAGETAN - PP (19) warga Desa Karangsono, Kecamatan Kwadungan, Ngawi dan teman wanitanya ANL (19) warga Desa Sambirejo, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun. 


Tertangkapnya sejoli yang meresahkan takmir masjid di wilayah Kabupaten Magetan ini, berkat kamera CCTV masjid setempat.


Sejoli ini sebelum tertangkap berhasil menggondol sejumlah kotak amal masjid di wilayah Kabupaten Magetan, terakhir mereka berhasil menggondol kotak amal 21 Juli 2022 lalu, sejoli ini ditangkap dirumahnya masing masing.


Menurut Kapolres Magetan AKBP Muhammad Ridwan, sejoli ini punya tugas masing masing, sejoli ini ditangkap setelah Polres Magetan mendapat laporan dari takmir masjid.


"Sejoli ini punya tugas masing masing, tersangka (TSK) PP bagian menggondol dan mencongkel, ANL yang menguras isinya,"kata Kapolres Muhammad Ridwan, Kamis (25/8).


Sesuai pengakuan kedua TSK, tambah Kapolres, sejoli ini mencongkel kotak amal menggunakan alat gunting dan obeng, sudah dipersiapkan sebelum beraksi. 


"Saat laporan pertama dari masyarakat (takmir) masjid "Baitul Makmur" di Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, Magetan tidak ada rekaman CCTV, agak menyulitkan petugas. Baru di masjid Adh Dhuha, aksi sejoli ini terekam CCTV,"kata Kapolres Magetan Muhammad Ridwan.


Dikatakan Kapolres, sejoli ini setiap beraksi menggunakan sepeda motor matik nomor polisi AE 6951 JQ. Keduanya selalu pura pura ke toilet, sambil mengincar mempelajari posisi letak kotak amal.


"Setelah dari toilet, kondisi aman, PP berusaha mencongkel, merusak gembok kotak amal yang disasar, baru ANL menguras isi kotak amal itu,"kata Kapolres Magetan.

Baca juga: Dugaan Pungli di Pengadilan Agama Magetan Merajalela, Bisa 20 Kali Lipat Biaya Resmi

Kumpulan Berita Lainnya seputar Magetan

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com


Catatan Polres Magetan, sejoli ini melakukan pencurian kotak amal masjid di empat masjid berbeda, dua masjid di wilayah Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, dan dua kali di masjid wilayah Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan.


Diungkapkan Kapolres Magetan, sejoli ini kepada penyidik Polres Magetan, mengaku, hasil pencurian kotak amal masjid itu digunakan untuk keperluan kehidupan pribadi keduanya.


"Keempat masjid yang disantroni itu, yakni, masjid Al-Huda, masjid Baitul Makmur, kedua di Kecamatan Plaosan, Magetan,  masjid MTS dan masjid Akhlakul Karimah, Desa/ Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan.


"Keduanya, bukan suami istri, hanya teman. Sejoli inj kami jerat pasal 363 KUHP, ancaman hukuman tujuh tahun penjara, denda Rp 25 juta,"tandas Kapolres Magetan AKBP Muhammad Ridwan.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved