Berita Pamekasan

Polres Pamekasan Bentuk Satgas PPA, Antisipasi Maraknya Kasus Kekerasan Seksual Perempuan dan Anak

Kapolres Pamekasan, AKBP Rogib Triyanto mengatakan, pembentukan Satgas PPA ini untuk mencegah dan mengantisipasi kasus tindak pidana di Pamekasan

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Samsul Arifin
Istimewa/TribunMadura.com
Jajaran Forkopimda Pamekasan saat foto bersama dengan Satgas PPA di Gedung Bhayangkara. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian 


TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Polres Pamekasan, Madura meresmikan terbentuknya Gugus Satuan Tugas (Satgas) Perlindungan  Perempuan dan Anak (PPA) di Gedung Bhayangkara.


Pengenalan Satgas PPA itu dihadiri Kapolres Pamekasan, AKBP Rogib Triyanto, Dandim 0826 Pamekasan, Letkol Inf Ubaydillah, dan Wakil Bupati Pamekasan, Fattah Jasin.


Selain itu juga dihadiri Ketua Pengadilan Negeri Pamekasan, Dinas Sosial Pamekasan, Dinas Pendidikan Pamekasan, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Pamekasan Provinsi Jatim, Dinas DP3AP2KB Pamekasan, Satpol PP Pamekasan, Direktur Rumah Sakit M. Noer, Direktur RSUD Slamet Martodirdjo, Kementrian Agama Pamekasan, Peksos Pamekasan para PJU dan jajaran Kapolsek.


Kapolres Pamekasan, AKBP Rogib Triyanto mengatakan, pembentukan Satgas PPA ini untuk mencegah dan mengantisipasi kasus tindak pidana di Pamekasan mengenai kekerasan rumah tangga dan seluruh tindak pidana lainnya.


Selain itu untuk memberikan jaminan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.


"Adanya Satgas PPA ini bisa diharapkan mempercepat penanganan perkara yang melibatkan perempuan dan anak," kata AKBP Rogib Triyanto kepada TribunMadura.com, Sabtu (27/8/2022).


Menurut dia, Satgas PPA ini dibentuk atas instruksi Kapolda Jatim mengenai maraknya kasus kekerasan seksual, salah satunya kasus pencabulan di Jawa Timur.


Penuturan dia, Satgas PPA ini mempunyai tugas untuk melindungi hak perempuan dan anak yang mengalami kekerasan melalui identifikasi kondisi korban serta melindungi perempuan dan anak dari hal yang membahayakan dirinya.


Pihaknya komitmen akan menyelesaikan kasus-kasus yang menyangkut kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Baca juga: Sekitar 157 Ribu Warga Pamekasan Terima Bantuan STB dari Kemenkominfo RI, Simak Penerima & Jadwalnya

Kumpulan Berita Lainnya seputar Pamekasan

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com


Pendapat dia perempuan dan anak juga berhak mendapatkan perlindungan dari segala permasalahan yang melanggar hak asasi manusia seperti kekerasan yang merendahkan derajat manusia.


"Semoga dibentuknya Satgas PPA ini dapat menurunkan tingkat kekerasan pada perempuan dan anak," harapanya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved