Berita Jember

Dua Ekor Hiu Paus dan Hiu Tutul Terdampar selama 2 Hari di Perairan Jember di Lokasi Berbeda

Terdamparnya spesies dilindungi ini menambah daftar panjang terdamparnya Hiu Tutul di perairan Jember dalam dua hari terakhir

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Samsul Arifin
istimewa/TribunMadura.com
Petugas mengukur badan Hiu Tutul di Perairan Pantai Nyamplong Kobong Desa Kepanjen Kecamatan Gumukmas, Jember, Senin (29/8/2022). Hiu tutul atau hiu paus itu sudah 2 hari terdampar. 

TRIBUNMADURA.COM, JEMBER - Seekor Hiu Tutul atau Hiu Paus (Rhincodon typus) kembali terdampar di perairan Laut Selatan Jawa di Indonesia, Senin (29/8/2022). Kali ini, hiu tersebut ditemukan terdampar di Pantai Nyamplong Kobong Desa Kepanjen Kecamatan Gumukmas.

Terdamparnya spesies dilindungi ini menambah daftar panjang terdamparnya Hiu Tutul di perairan Jember dalam dua hari terakhir.

Sebab sebelumnya, Minggu (28/8/2022), seekor Hiu Tutul juga terdampar di perairan Laut Selatan di kawasan Dusun Bregoh Desa Sumberejo Kecamatan Ambulu. Bahkan penguburan hiu yang terdampar di Ambulu masih dilakukan hingga Senin (29/8/2022) sore.

Hiu Tutul di Pantai Nyamplong KObong, pertama kali diketahui oleh nelayan sekitar sekitar pukul 09.00 Wib. Hiu tersebut sudah ditemukan mati.

"Seperti biasa, saya mau nyari ikan di Pantai Nyamplong Kobong. Ternyata ada hiu itu," ujar Miskat, nelayan desa setempat, Senin (29/8/2022).

Warga akhirnya melaporkan terdamparnya Hiu Tutul itu ke Satuan Polisi Air Polres Jember. Petugas pun mendatangi lokasi.

Dari pengukuran, hiu itu berukuran 6 meter, dengan berat diperkirakan sekitar 1,5 ton.

Setelah melakukan identifikasi, polisi dibantu warga menguburkan hiu tersebut. Penguburan hiu di kawasan Pantai Nyamplong Kobong bisa dilakukan seketika hari ini, karena bangkai hiu sudah jauh dari jangkauan ombak.

Alat berat juga bisa menjangkau kawasan pantai, sehingga mudah membuat lubang untuk menguburkan bangkai tersebut.

Baca juga: Siswa SMK Ditendang Teman Sekelas hingga Meninggal Dunia di Jember, Adu Mulut saat Istirahat

"Kami lakukan penguburan supaya tidak dijarah warga, dan juga bau yang timbul dari bangkai tidak mengganggu warga sekitar," ujar Kepala Satpolair Polres Jember AKP M Na'i.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved