Berita Lamongan

Pengendara Motor Diimbau Tak Melintasi Jalan Nasional Lamongan-Babat di Hari Senin dan Sabtu

Pemicunya, semua  kendaraan harus mengantre karena ada pembongkaran jembatan di 2 sisi jembatan tersebut, selatan dan utara

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com/Hanif Mansuri
Nampak kendaraan dari dua arah di tumur dan barat Jembatan Balun yang mengalami kemacetan, Senin (29/8/2022). Bagi pengendara diimbau untuk tidak melintasi jalan nasional Lamongan agar tak terdampak macet. 

TRIBUNMADURA.COM, LAMONGAN - Kepadatan arus lalulintas sempat terjadi di jalur poros nasional Lamongan-Babat pada Senin pagi (29/8/2022) tidak terhindarkan. 

Barisan mobil beragam jenis dari mobil pribadi hingga trailer  mengular  beberapa kilometer  terjadi di 2 arah arus lalulintas dampak adanya proyek perbaikan jembatan Balun atau jembatan Ngaglik 1. 

Kepadatan kendaraan terjadi di sekitar Jembatan Balun (Ngaglik 1) yang berada di sebelah barat RS Muhammadiyah Lamongan,  baik  dari Babat ke Lamongan maupun  sebaliknya. 

Pemicunya, semua  kendaraan harus mengantre karena ada pembongkaran jembatan di 2 sisi jembatan tersebut, selatan dan utara.

"Pagi tadi parah,  sekarang sudah terurai," kata salah seorang sopir truk, Delan  kepada Surya.co id, Senin (29/8/2022). 

Menurut Delan, kepadatan terparah memang terjadi pada Senin ini, karena biasanya memang padat tapi tidak sampai mengular panjang seperti saat ini. 

Diluar Senin dan Sabtu, terpantau  rata-rata merambat 200 meter sampai 300 meter baik dari barat maupun sebaliknya di titik perbaikan jembatan. "Kalau hari biasa, di luar hari Sabtu dan Senin paling paling parah, " ujarnya. 

Kasat Lantas Polres Lamongan, AKP Aristianto Budi Sutrisno mengatakan, kepadatan arus lalulintas  pada Senin ini  terjadi di jalur poros nasional Lamongan-Babat di titik perbaikan Jembatan Balun atau Ngaglik 1. 

"Ya karena jumlah kendaraan yang melintas banyak untuk mulai bekerja  setelah libur akhir pekan. Nah, rata-rata  jam berangkat kerja pada jam - jam itu juga," kata Aristianto kepada Surya.co.id, Senin (29/8/2022).

Baca juga: Kecelakaan Lalu Lintas di Lamongan, Tak Kuat Menanjak, Truk Trailer Muat Kayu Sasak 2 Truk 1 Rumah

Kepadatan arus lalin biasanya hari-hari tertentu, hari senin pagi dari barat dan sabtu malam dari timur, pagi tadi kepadatan juga dipicu intensitas kereta api lewat yang meningkat. 

Ada penumpukan, karena ruas jalan Jembatan Balun  sementara berkurang  karena sedang dibangun. Jadi dari timur  Terminal  jalan mulai padat, karena ada penyempitan di Jembatan Balun. " Sebaliknya juga sama," katanya.

Progres pembangunan jembatan Balun ini, mengungkapkan jika saat ini 2 sisi jembatan, yaitu sisi selatan dan utara jembatan telah dilakukan pembongkaran. 

Kumpulan Berita Lainnya seputar Lamongan

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Rencananya, pemasangan girder dilakukan bersamaan antara 2 sisi jembatan tersebut dengan menggunakan alat berat.

"Girder saat ini sudah datang. Di selatan akan dipasang 3 girder sedang utara 2 girder," ungkapnya. 

Pembangunan jembatan Balun ini, menurut informasi yang didapat Aristianto, direncanakan akan memakan waktu selama 2 hingga 2,5 bulan.

Untuk itu, pihaknya juga mengimbau pengguna jalan untuk menggunakan jalur alternatif menghindari kepadatan arus lalulintas. "Di sepanjang jalan jalur alternatif ini sudah kita pasang rambu penunjuk jalan," harapnya.

Dari arah barat maupun timur, ada beberapa jalan alternatif. Sementara pengguna jalan juga harus menghilangkan ego untuk saling serobot.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved