Berita Bangkalan

Dua Kebakaran di Bangkalan, Lahan di Akses Suramadu dan Mobil Kebakaran Saat Pemilik Makan Bebek

Damkar Satpol PP Kabupaten Bangkalan berjibaku dengan peristiwa kebakaran di dua titik berbeda di waktu hampir bersamaan, Selasa (30/8/2022)

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Ahmad Faisol
Petugas Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Bangkalan berupaya memadamkan kobaran api yang melahap Toyota Avanza di area parkir RM Makan Bebek Al Ikhlas, Geladak Calting, Desa Martajasah, Kota Bangkalan, Selasa (30/8/2022) 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kabupaten Bangkalan berjibaku dengan peristiwa kebakaran di dua titik berbeda di waktu hampir bersamaan, Selasa (30/8/2022). Beruntung dua lokasi kebakaran itu bisa terkendali hingga api berhasil dipadamkan.

Lokasi pertama yakni lahan kosong di kawasan akses Suramadu sekitar pukul 12.30 WIB, sebelah selatan Polsek Burneh.

Sedangkan lokasi kedua di area parkir Rumah Makan Bebek Al Ikhlas, Geladak Calting, Desa Martajasah, Kota Bangkalan.

“Dua armada kami dalam perjalanan meninggalkan lokasi pertama menuju mako, ada laporan masuk bahwa telah terjadi kebakaran mobil di sebuah rumah makan. Kami langsung bergerak menuju lokasi kedua dengan tambahan satu armada lagi,” ungkap Kasi Penyelamatan dan Pemadaman Damkar Satpol PP Bangkalan, Ortiz Iskandar kepada Surya.

Baca juga: Tampar hingga Todongkan Pistol di Bangkalan Berujung Pidana, STTLP Diposting di FB

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunMadura.com

Ia menjelaskan, peristiwa kebakaran yang menimpa sebuah mobil Avanza itu berawal dari percikan api dari bagian mesin mobil. Api dalam sekejap langsung membesar tidak terkendali sebelum akhirnya mampu dipadamkan kendaraan damkar.

Upaya pemadaman, lanjutnya, memakan waktu sekitar 20 menit karena besarnya kobaran api diselingi beberapa kali suara ledakan. Bahkan pihak petugas damkar harus menunggu meski api padam karena kobaran api kembali muncul.

“Mobil Bank BPR Jatim, rombongan saat itu sedang makan. Tidak ada korban jiwa, hanya mobil saja, itu mobil sewa. Kebetulan ada saksi yang melihat percikan, api keburu besar tidak bisa diselamatkan,” pungkas pria yang akrab disapa Dadang itu.  (edo/ahmad faisol)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved