Berita Pamekasan

Makin Mudah, Warga Pamekasan yang Minta SKTM Bisa Via WhatsApp saja, Bakal ada Petugas Antar

Dinkes Pamekasan melakukan terobosan baru melalui program pelayanan Biakesmaskin. Program ini untuk mempermudah pasien dalam mengurus SKTM

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Motor yang akan mengantarkan SKTM ke rumah masyarakat sebagai wujud penerapan program pelayanan Biakesmaskin di Pamekasan 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian 


TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pamekasan, Madura, berkomitmen meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. 


Terbaru, Dinkes Pamekasan melakukan terobosan baru melalui program pelayanan Biakesmaskin.


Program ini untuk mempermudah pasien dalam mengurus surat keterangan tidak mampu (SKTM).

Baca juga: Orang Tua Vallen Dangdut Academy 5 Bertemu Bupati Baddrut Tamam, Minta Dukungan Kesuksesan Anaknya

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunMadura.com


Masyarakat cukup memintanya melalui nomor WhatsApp (WA) Pamekasan Call Care (PCC).


Kemudian melampirkan persyaratan yang telah ditentukan.


Tidak hanya itu, petugas akan mengantarkannya ke Rumah Sakit Mohammad Noer Pamekasan atau kepada pasien.


Sehingga keluarga pasien tidak usah mengurus sendiri untuk mendapatkan SKTM tersebut.


"Selama ini masyarakat selalu dibingungkan karena harus mengurus ke sana, ke sini. Jadi, kami menginginkan masyarakat tidak harus datang ke Dinkes untuk dapat SKTM cukup WA nomornya PCC, nanti kami kerjakan kalau persyaratannya sudah lengkap, kemudian kami akan antar ke pasien," kata Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Pamekasan, Amir Chamdani, Rabu (31/8/2022).


Penuturan dia, apabila syarat tidak lengkap pihaknya akan meminta keluarga pasien untuk melengkapi persyaratan tersebut. 


Salah satu syarat untuk mengurus SKTM telah masuk dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan


"Itu yang kami tidak bisa bantu kalau masuk DTKS. Sebetulnya layanan SKTM ini sudah lama, cuma sebelumnya harus datang ke kantor dinkes di lantai tiga. Makanya kami melakukan inovasi ini karena kami merasa pelayanan kepada masyarakat belum baik," ujarnya.


Dia berharap masyarakat dapat memanfaatkan program tersebut dengan baik, tidak melalui orang-orang tertentu untuk mengurus SKTM yang akhirnya harus mengeluarkan biaya. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved