Berita Pamekasan

Makin Mudah, Warga Pamekasan yang Minta SKTM Bisa Via WhatsApp saja, Bakal ada Petugas Antar

Dinkes Pamekasan melakukan terobosan baru melalui program pelayanan Biakesmaskin. Program ini untuk mempermudah pasien dalam mengurus SKTM

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Motor yang akan mengantarkan SKTM ke rumah masyarakat sebagai wujud penerapan program pelayanan Biakesmaskin di Pamekasan 


Masyarakat yang ingin memanfaatkan program pelayanan Biakesmaskin ini tidak dipungut biaya apapun.


Dalam peraturan terbaru sejak Juli 2022 kemarin, orang sakit yang menggunakan SKTM harus melengkapi semua persyaratannya terlebih dahulu untuk masuk rumah sakit, berbeda dengan tahun sebelumnya yang dapat diurus ketika pasien sudah berada di rumah sakit.


Pelayanan Biakesmaskin rencananya akan dilaksanakan mulai pertengahan September 2022.


Saat ini Dinkes Pamekasan sedang mempersiapkan segala kebutuhan agar pelayanan benar-benar maksimal.


"Kami diskusi dengan Pemprov Jatim bagaimana kalau pasien gawat, mereka tidak mau tahu, karena mereka yang membiayai. Jadi, masyarakat harus mempersiapkan diri, misalnya ibu hamil di usia kandungannya 6 atau 7 bulan sudah mengurus, sehingga ketika persalinan tidak sibuk mengurus itu," ungkapnya.


Amir berkomitmen Dinkes Pamekasan akan mempermudah layanan penerbitan SKTM dengan syarat segala persyaratannya telah lengkap. 


Seperti hasil diagnosa atau surat rujukan dari puskesmas.


"Semoga program ini bermanfaat untuk masyarakat, ini bagian dari komitmen kami mempermudah layanan kepada masyarakat," harapnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved