Berita Probolinggo

Begal Bersenjata Celurit Diringkus Polisi, Beraksi di Jalur Pantura, Korban Sempat Dibuntuti

Kejadian bermula ketika korban, R, hendak nongkrong bareng dua temannya di wilayah Kota Probolinggo mengendarai sepeda motor. 

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Danendra Kusuma
Pelaku begal yang beraksi di jalur Pantura diringkus personel Polsek Dringu, Kamis (1/9/2022). 

TRIBUNMADURA.COM, PROBOLINGGO - Dua pelaku begal Jalur Pantura Kabupaten Probolinggo bersenjata tajam diringkus personel Polsek Dringu. 

Keduanya, yakni TAA (20) warga Jalan Juanda, Kelurahan Tisnonegaran, Kanigaran, Kota Probolinggo dan RH (25) warga Jalan Pahlawan, Kelurahan Kebonsari Kulon, Kanigaran, Kota Probolinggo


TAA dan RH beraksi di Jalan Pantura, Dusun Parsean, Desa Tamansari, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (27/8/2022) sekira pukul 21.00 WIB. Saat melancarkan aksinya, pelaku mempersenjatai diri dengan celurit. 


Yang menjadi korban, yakni R (19) warga Desa Sebaung, Gending, Kabupaten Probolinggo. Gawai milik R dirampas oleh pelaku. 


Kapolsek Dringu, AKP Muhammad Dugel mengatakan kejadian bermula ketika korban, R, hendak nongkrong bareng dua temannya di wilayah Kota Probolinggo mengendari sepeda motor. 


Tanpa disadari, dalam perjalanan mereka dibuntuti oleh tersangka. 


Setibanya di lokasi, tersangka yang mengendarai sepeda motor Suzuki Satria FU tanpa Nopol berboncengan memepet untuk menghentikan laju korban. 


Sebagai informasi, kala itu, kondisi arus lalu lintas di Jalur Pantura cukup lengang. 


"Korban pun berhenti. Setelah berhenti korban langsung ditodong oleh salah satu pelaku dengan celurit. Tersangka memaksa korban menyerahkan ponselnya," katanya dikonfirmasi, Kamis (1/9/2022). 


Dugel melanjutkan, karena takut dilukai dengan senjata tajam, korban terpaksa menyerahkan ponselnya ke pelaku. 


Mendapat ponsel korban, pelaku langsung tancap gas ke arah Kota Probolinggo


Tak lama, korban bersama rekannya memberanikan diri mengejar pelaku sambil berteriak. 


Beberapa meter mengejar, korban berpapasan dengan personel polisi yang tengah melakukan patroli rutin lokasi rawan kriminalitas. 

Petugas turut berupaya melakukan pengejaran dan pengadangan terhadap pelaku. 


"Saat dilakukan pengejaran, pelaku panik dan tak dapat mengendalikan motornya hingga terjatuh di Jalan Pantura, Dringu," ungkapnya. 


Petugas selanjutnya mengamankan kedua pelaku ke Mapolsek Dringu. 


Kedua tersangka dijerat Pasal 365 KUHP Tentang Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan. 


"Ancaman hukumannya 12 tahun penjara," pungkasnya. (nen)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved